
Ilustrasi
JawaPos.com - Miras oplosan kembali menelan korban jiwa. Tiga orang tewas usai pesta miras oplosan di depan pintu ke luar Terminal Bekasi. Mereka Rina Astuti Sinaga (31) dan dua pria M Zaenudin (33), M Topan (20). Sebelum tewas, ketiganya datang ke warung jamu Pedro langganannya untuk memesan miras jenis ginseng.
Seperti biasa di warung jamu tersebut mereka menghabiskan waktu dengan menenggak miras. Hari itu, setelah puas mereka pulang ke rumah masing-masing. Saat di rumah reaksi kimia campuran ginseng yang dibeli seharga Rp 10 ribu per kantong mulai bereaksi.
Satu per satu mereka mengalami keracunan. Korban tewas pertama Rina Astuti Sinaga, Selasa (31/1) sekitar pukul 09.00. Kemudian oleh keluarga mayat Rina langsung dibawa ke kampung halamannya di Medan untuk dimakamkan.
Sedangkan M Zaenundin menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 19.30 WIB di rumahnya, Kampung Karangkitri, Kelurahan Margahayu. Kemudian, disusul korban ketiga M Topan, tewas pada pukul 20.30 WIB dan saat korban masih berada di RSUD Kota Bekasi.
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing mengatakan pihaknya kini sedang mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi mata, terkait tewasnya tiga warga usai mengonsumsi miras di salah satu warung jamu. Pihaknya mendapat laporan warga setelah korban meninggal dunia akibat miras oplosan.
“Kami mendapat laporan warga terkait korban tewas usai menengak miras. Anggota sedang melakukan olah TKP, kalau menurut keterangan saksi, Korban meninggal karena minuman miras yang dioplos. Dia melarikan diri begitu mengetahui langganannya tewas usai menengak miras,” ungkap Erna.
Erna melanjutkan dari hasil lidik para korban minum miras jenis ginseng oplosan dicampur dengan minuman atau cairan yang berwarna cokelat dan belum diketahui jenis cairan tersebut. Sementara teman korban yang sering dipanggil Teteh ini, berperan sebagai peracik dan sedang dalam pencarian petugas.
“Miras ginseng dicampur dengan cairan warna cokelat, kami belum mengetahui jenisnya. Dan yang meracik itu di panggil Teteh, guna penyelidikan lebih lanjut korban dibawa ke RS. Polri Kramajati untuk otopsi mayat korban,” tandas Erna. (dat/yuz/JPG)

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
