
Ilustrasi
JawaPos.com - Lembaga Survei Politik (LSP) Indonesia merilis hasil survei terkini Pilkada Banten 2017. Peneliti LSP Indonesia, Syaf Zulkarnain menyatakan, survei dilakukan untuk memprediksi siapa yang akan memenangkan kontestasi pilkada Banten yang akan berlangsung dua pekan lagi.
"Hanya sekitar 14 hari lagi pelaksanaan Pilkada, pemilih pada umumnya sudah memutuskan akan memilih pasangan mana. Karenanya survei kami akan menjadi pendeteksi siapa yang memiliki peluang menang tertinggi," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/1).
Menurut dia, survei LSP Indonesia juga dilaksanakan untuk mengukur seberapa besar tingkat preferensi, serta bagaimana pemilih yang notabene rakyat Banten mengevaluasi figur dan track record masing-masing kandidat. "Hasilnya adalah pasangan Wahidin-Andika unggul atas pasangan Rano-Embay dengan selisih di atas margin of error yakni 7,40 persen. Sementara yang belum memutuskan dan tidak menjawab sebanyak 28,40 persen. Angka yang lumayan tinggi dan menunjukan tingkat keraguan pemilih atas petahana,” paparnya.
Secara teoritis, lanjut Syaf, jika hanya terdapat dua pasangan calon dan salah satunya adalah petahana, maka pemilih sesungguhnya akan terpolarisasi dari awal. Jika puas dan suka dengan kepemimpinan petahana, mereka akan menyatakan memilih dan menginginkan kembali kepemimpinannya.
Namun jika tidak suka dan tidak menginginkan kembali, pemilih akan terblok ke pasangan calon penantang. Jika ragu dengan penantangnya, pemilih akan menunggu program penantang yang bisa memperbaiki kekurangan petahana.
Jika dirasa programnya sama saja atau lebih buruk, besar kemungkinanakan tidak memilih. “Berdasarkan teori itu, pemilih yang belum menentukan pilihannya akan memilih penantang atau tidak memilih,” demikian jelasnya.
Syaf Zulkarnain mengungkapkan, popularitas dan kesukaan para kandidat secara berurut Rano Karno dikenal 96,80 persen dan disukai 68,40 persen. Wahidin Halim dikenal 78,20 persen, disukai 72,90 persen. Andika Hazrumy dikenal 56,30 persen, disukai 51,90 persen. Embay Mulya Syarif dikenal 37,60 persen dan disukai oleh 35,40mpersen.
Kemudian elektabilitas (tertutup) pasangan Wahidin-Andika sebesar 39,50 persen sementara Rano-Embay 32,10 persen, pemilih yang belum memutuskan, tidak jawab, menyatakan rahasia dan tidak tahu sebesar 28,40 persen.
Secara umum pemilih di Banten menghendaki gubernur dan wakil gubernur dengan kriteria bebas korupsi 34,84 persen, amanah 17,74 persen, tegas 12,26 persen, merakyat 11,61 persen, adil 7,10 persen, santun/berakhlak 5,97 persen dan layak sebagai gubernur/wakil gubernur 3,39 persen serta wibawa 3,06 persen.
Hasil survei Pilkada Banten 2017 ini dilakukan tatap muka dengan metode multistage random sampling dilakukan pada tanggal 21 sampai 27 Januari 2017. Untuk jumlah responden sebanyak 800 orang dengan tingkat margin of error sebesar 3,6% pada tingkat kepercayaan 95%. (fab/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
