
ESTAFET: SBY dan Jokowi saat bertemu di Kantor Presiden (13/5) tahun lalu.
JawaPos.com - Dialog antara Presiden Joko Widodo dan pendahulunya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah sangat penting dilakukan.
Hal itu perlu diwujudkan untuk merespons situasi politik terkini di tanah air. Sebab, menjelang Pilkada utamanya di Jakarta, tidak bisa pungkiri lagi bahwa tensi komunikasi politik sedang memanas.
"Selain itu, pertemuan tersebut juga dapat digunakan membicarakan berbagai hal dan sekaligus menemukan solusi bermacam persoalan kebangsaan," kata Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing, Kamis (2/2).
Menurutnya, bila tidak ada titik temu antar berbagai kepentingan, situasi bisa berubah dan berpotensi memunculkan kondisi sosial politik yang saling berhadap-hadapan.
"Itu tidak boleh terjadi. Untuk itu, pertemuan dan dialog antara tokoh bangsa, termasuk perjumpaan antara Jokowi-SBY, sangat dibutuhkan negeri ini dan mendesak dilakukan dalam waktu sesingkat-singkatnya," terangnya.
Bila ada yang berusaha menghalangi pertemuan dua tokoh nasional itu, lanjut Emrus, sebaiknya nama orang tersebut disampaikan SBY secara langsung kepada Jokowi
"Bukan disampaikan di ruang publik," imbuhnya.
Oleh karena itu, sambung dia, Jokowi dan SBY sebaiknya lebih proaktif dan inisiatif agar sesegera mungkin bertemu.
Seperti misalnya SBY datang langsung menemui Jokowi sebagai warganegara pada umumnya dengan mengikuti prosedur yang berlaku di Istana.
"Atau Jokowi berkunjung ke Cikeas bertemu SBY. Ini sebagai perilaku komunikasi kenegarawanan," pungkasnya.(uya/JPG)

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
