Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Februari 2017 | 18.13 WIB

KPK Periksa Mantan Dirut Citilink 

Juru bicara KPK Febri Diansyah - Image

Juru bicara KPK Febri Diansyah

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Direktur Utama PT Citilink Indonesia Albert Burhan. Vice President Treasury Management PT Garuda Indonesia (GI) (Persero) 2005-2012, itu akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembelian pesawat Airbus S.A.S dan mesin pesawat Rolls-Rocye P.L.C 


"Albert Burhan akan diperiksa untuk tersangka ESA," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (2/2).


Selain Albert, penyidik juga memanggil Senior Manager Engine Management PT Garuda Indonesia (Persero) Azwar Anas, Chief Executive Officer (CEO) PT ISS Indonesia, dan mantan Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan


Seperti diketahui, KPK melakukan kerja sama dengan Serious Fraud Office (SFO) Inggris dan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura  mengungkap praktik suap pembelian mesin pesawat pabrikan Rolls-Royce. 


Suap itu melibatkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd  yang juga pendiri Mugi Rekso Abadi (MRA) Group Soetikno Soedarjo.


Emirsyah  menerima 1,2 juta Euro, USD 180 ribu atau total sekitar Rp 20 miliar. Selain itu, Emirsyah  menerima barang senilai USD 2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia. (Put/jpg)


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore