
KEMBALI: Rachmat Afandi mengikuti seleksi di Persebaya Surabaya.
JawaPos.com- Memutuskan merapat ke Persebaya Surabaya sebenarnya bukan keputusan yang mudah bagi Rachmat Afandi. Keputusannya itu tak ubahnya sebuah perjudian. Sebab, penyerang 32 tahun itu belum tentu langsung bisa diterima. Rachmat harus menjalani seleksi terlebih dahulu.
Padahal, pada saat bersamaan, Rachmat sejatinya juga diminati kesebelasan lainnya. Tercatat ada empat klub Liga 1 yang menginginkannya tenaganya. Namun, dia menolaknya demi bergabung dengan Persebaya.
Keseriusan manajemen Persebaya menjadi alasan mantan pemain Persija Jakarta itu memilih bergabung dengan Mat Halil dkk.
’’Saya ingin menapaktilasi jejak 14 tahun lalu. Kebetulan, kondisinya sekarang hampir sama,’’ kata pemain yang total pernah membela sembilan klub selama berkarir profesional itu.
Rachmat memang tidak asing dengan Persebaya. Dia merupakan bagian dari skuad Persebaya saat menjadi juara Divisi Satu 2003. ”Saya berharap bisa bergabung di sini dan bisa menembus skuad Persebaya di Liga 2 tahun ini,” tegasnya. (io/c4/ttg)

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
