
KEMBALI: Rachmat Afandi mengikuti seleksi di Persebaya Surabaya.
JawaPos.com- Memutuskan merapat ke Persebaya Surabaya sebenarnya bukan keputusan yang mudah bagi Rachmat Afandi. Keputusannya itu tak ubahnya sebuah perjudian. Sebab, penyerang 32 tahun itu belum tentu langsung bisa diterima. Rachmat harus menjalani seleksi terlebih dahulu.
Padahal, pada saat bersamaan, Rachmat sejatinya juga diminati kesebelasan lainnya. Tercatat ada empat klub Liga 1 yang menginginkannya tenaganya. Namun, dia menolaknya demi bergabung dengan Persebaya.
Keseriusan manajemen Persebaya menjadi alasan mantan pemain Persija Jakarta itu memilih bergabung dengan Mat Halil dkk.
’’Saya ingin menapaktilasi jejak 14 tahun lalu. Kebetulan, kondisinya sekarang hampir sama,’’ kata pemain yang total pernah membela sembilan klub selama berkarir profesional itu.
Rachmat memang tidak asing dengan Persebaya. Dia merupakan bagian dari skuad Persebaya saat menjadi juara Divisi Satu 2003. ”Saya berharap bisa bergabung di sini dan bisa menembus skuad Persebaya di Liga 2 tahun ini,” tegasnya. (io/c4/ttg)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
