
Wakapolda Kepri Brigjen Didi Haryono (dua dari kanan) didampingi Kabid Humas, Kabid Dokkes Polda Kepri memberikan keterang tentang korban TKI tenggelam di perairan Malaysia.
JawaPos.com - Proses pencarian korban kapal tenggelam yang membawa tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di perairan Johor Malaysia masih terus berlanjut. Hingga kini telah didapatkan jumlah korban tewas sebanyak 45 orang dan 8 selamat.
Terbaru dari Polda Kepri dilaporkan ada empat jenazah yang sudah dievakuasi dan kini telah teridentifikasi. Dengan adanya penambahan itu, maka total korban terindentifikasi mencapai 15 orang.
Wakapolda Kepri Brigjen Didi Haryono menyebutkan, Tim DVI Polda Kepri mengidentifikasi 4 jenazah korban tenggelamnya kapal TKI ilegal di Johor pada beberapa waktu lalu. Identifikasi ini berhasil, akibat data ante mortem milik keluarga yang dikumpulkan di Rumah Sakit Bhayangkara. "Hari ini empat, tiga laki-laki satu perempuan," kata Brigjen Didi Haryono yang dilansir dari Batam Pos (Jawa Pos Group), Kamis (2/2).
Didi menjelaskan, jenazah berhasil diidentifikasi karena melalui dental. Salah satunya yakni Syaifur Rohman, 37 asal Sukodono Bondowoso. Selain dari dental, pihak DVI juga berhasil mengenali jasad pria tersebut dari barang-barang yang dibawanya. "Ini sudah dikonfirmasi ke saudaranya," sambungnya.
Selain itu, jenazah dengan nomor register 008, diketahui bernama Wassalam,36 asal Punten Barat, Madura. Jenazah ini dikenali berdasarkan gigi geligi korban dan sudah dikonfrimasikan ke istrinya.
Berikut jenazah dengan nomor register 018 atas nama Imam Mubarok,32 asal Tangkil, Jawatimur. Kondisi jenazah yang masih lengkap dan mudah dikenali. Adik korban berhasil mengenalinya melalui fotonya.
Lalu jenazah dengan nomor register 05 atas nama Cici Lailatul Fajriah,32 asal dari Panyaman, Jawatimur. Pengenalan jenazah dari catatan medisnya. "Jenazah ini berada di RS Mershing, Johor. Namun data ante mortemnya dengan kami (RS Bhayangkara,red)," tuturnya.
Didi mengatakan, pihaknya hingga kini masih terus melakukan pengidentifikasian terhadap beberapa jenazah yang masih belum dikenali. "Tim DVI masih terus bekerja, masih ada 14 jenazah lagi yang belum dikenali" tuturnya.
Hingga saat ini, jumlah korban dari kapal tenggelam ini berjumlah 53 orang. "Delapan orang selamat di Malaysia, 45 orang meninggal dunia. Dan sudah teridentifikasi seluruhnya sebanyak 15 orang," ujarnya. (ska/iil/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
