Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Februari 2017 | 16.51 WIB

Diduga Epilepsi, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Setelah Jatuh Sendiri ke Laut

Jasad korban saat dievakuasi usai ditemukan - Image

Jasad korban saat dievakuasi usai ditemukan

JawaPos.com - Nahas menimpa Iwan Thalib (17). Warga Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, RT/RW 06/03 ini ditemukan tewas di dekat dermaga Ahmad Yani, Selasa (31/1) sekitar pukul 13.00 WIT.


Dilansir dari Malut Post (Jawa Pos Group), peristiwa tersebut terjadi pukul 09.30 WIT, bermula ketika putra dari pasangan Galib Thalib dan Nursina Hamaya itu sedang mengikuti kapal pengangkut ikan milik Ismail Marajabessy yang sedang mengangkut ikan dari kapal KM Ratu Maria ke kapal Empat Putra milik Ismail Marajabessy (43).

Usai mengambil ikan dari kapal KM Ratu Maria, kapal pengangkut ikan yang dinahkodai oleh Ismail Marajabessy itu langsung menuju ke pelabuhan Perikanan Bastiong. Namun, dalam perjalanan, Irwan yang duduk di posisi paling depan kapal itu tiba-tiba jatuh ke laut. Saat jatuh, Irwan diduga mengalami penyakit epilepsi (mati-mati ayam,red).

“Saat itu kami sedang ambil ikan di kapal Ratu Maria, setelah itu kami langsung balik menuju ke pelabuhan Perikanan Bastiong, tiba-tiba satu ABK saya lari dan melapor ke saya bahwa Irwan jatuh ke laut. Saya langsung putar balik, karena muatan banyak maka saya balik pelan-pelan. Namun saat saya putar balik haluan motor kayu, kami sudah tidak temukan Irwan,” kata Ismail yang juga sebagai nahkoda Motor Empat Putra.

Ismail mengaku, jatuhnya Irwan tersebut tanpa sepengetahuan dirinya. Lanjut Ismail, ketika itu, dirinya sedang berada di posisi paling belakang sambil menjaga kemudi. Menurut Ismail, korban tersebut bukan anak buah kapal (ABK). Keberadaan korban di kapal itu hanya untuk membantu mengangkut ikan dari KM Ratu Maria menuju ke Pelabuhan Perikanan Bastiong.

“Kami berempat di motor termasuk Irwan, tapi Irwan bukan ABK saya. Dia hanya menumpang kerja saja. Kalau kita sedang bongkar ikan, mereka hanya membantu untuk bongkar. Jadi yang ada di kapal hanya saya, Irwan, Angga dan satu temannya Irwan,” ungkap Ismail.

Ismail menuturkan, setelah mengetahui hal tersebut, dirinya langsung memerintahkan salah satu ABK untuk menghubungi tim Basarnas. “Jadi kami langsung hubungi Basarnas dan mereka langsung turun ke TKP,” akunya.

Ismail beserta dua orang lainnya kemudian diamankan ke kantor Mapolsek Ahmad Yani untuk dimintai keterangan. Lokasi jatuhnya Irwan tersebut berada sekitar 70 meter dari dermaga Ahmad Yani. Pencarian yang melibatkan tim dari Basarnas, Polair Polda Malut dan TNI AL itu berlangsung selama empat jam setengah.

“Korban akhirnya ditemukan sekitar 50 meter ke arah timur dari lokasi kejadian. Jenazah korban saat ditemukan berada di tengah-tengah. Artinya tidak mengapung dan tidak tenggelam,” kata Kapolsek Ahmad Yani, Iptu Zaini Aji Bakhtiar saat ditemui di kantornya kemarin.

Zaini mengaku, dalam peristiwa tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap kru motor laut tersebut. “Kita sudah periksa 2 orang ABK dan 3 saksi lainnya. Kita belum minta keterangan dari keluarga karena mereka masih berduka. Kami belum bisa pastikan tersangkanya karena masih dilakukan penyelidikan,” kata Zaini.
(tr-04/jfr/sad/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore