Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Februari 2017 | 16.44 WIB

Ini Alasan Wajib Nonton Film Pertaruhan

dipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2). - Image

dipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).

JawaPos.com - Rumah produksi IFI Sinema akan merilis film terbaru berjudul Pertaruhan pada awal Februari 2017. Film berjenis drama action ini disutradarai oleh Kristho Damar Alam. Sedangkan Upi duduk di bangku produser kreatif dan penulis naskah.

Adipati Dolken yang menjadi pemeran utama mengungkapkan lima alasan penting untuk wajib menonton film Pertaruhan.

"Pertama film ini udah jadi, jadi wajib didukung dong karena kita harus mendukung film lokal," kata kata Adipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).

Alasan kedua yang dijabarkan cowok 25 tahun ini yakni soal pemain. Menurutnya film Pertaruhan dibintangi aktor yang berkualitas. Salah satunya yakni Tyo Pakusadewo. Selain dia ada juga Aliando Syarief dan barisan pendatang baru yakni Jefri Nichol, Giulio Parengkuan, dan Widika Sidmore.

Dan yang tidak kalah penting, alasan wajib nonton Pertaruhan menurut Adipati Dolken adalah soal cerita. Film ini dari segi kisah dinilai sangat menarik. Sebab mengangkat drama keluarga yang berisi ayah dan empat anak laki-laki tanpa sentuhan ibu.

"Alasan selanjutnya yakni karena yang nulis cerita film ini Mbak Upi. Percaya dong tulisan dia seru dan menyenangkan," ucap Adipati Dolken.

Pada poin terakhir, pemeran Ibra ini mengatakan bahwa film Pertaruhan menampilkan pemain pendatang baru yang berbakat. Seperti nama di atas yakni Jefri Nichol, Giulio Parengkuan, dan Widika Sidmore. "Di sini regenerasi anak baru. Harus didukung," imbuhnya.

Film Pertaruhan bercerita tentang kehidupan empat orang saudara laki-laki, Ibra (Adipati Dolken), Elzan (Jefri Nichol), Amar (Aliando Syarief), dan si bungsu Ical (Giulio Parengkuan). Mereka hidup sederhana bersama ayah mereka, Pak Musa (Tyo Pakusadewo) yang bekerja sebagai satpam di sebuah bank.

Walaupun gajinya sebagai satpam tidak seberapa tetapi Musa sangat loyal dan berdedikasi tinggi pada pekerjaannya. Dia pekerja keras yang berjuang untuk keluarganya.

Keluarga ini sudah kehilangan ibu sejak Ical dilahirkan. Kehilangan istri yang biasa mengurus rumah dan anak-anak membuat Musa gamang dalam membesarkan anak-anaknya. Hubungan antara dirinya dan ketiga anaknya yang remaja menjadi sangat tidak harmonis dan seringkali terjadi pertengkaran diantara mereka.

Sampai suatu hari Pak Musa diberhentikan dari pekerjaannya. Bersamaan dengan itu penyakit paru-paru yang didapnya semakin parah dan membuatnya jatuh sakit. Ibra, sebagai anak pertama lalu mengumpulkan saudara-saudaranya untuk mencari jalan keluar penyembuhan sang Ayah. Tetapi mereka tidak sanggup membayar biaya pengobatan sang ayah yang harus di opname.

Sikap pihak rumah sakit pun sangat kejam tak peduli. Kakak beradik itu lalu berusaha kesana kemari untuk mengumpulkan uang biaya pengobatan Musa. Termasuk mendatangi bank tempat ayah mereka pernah bekerja selama 20 tahun. Tapi disitu Ibra malah mendapatkan penolakan dan penghinaan.

Selalu menemui jalan buntu, akhirnya kakak beradik itu mengambil keputusan yang sangat nekat demi pengobatan sang ayah. Bukan saja berbahaya tetapi juga mengancam keselamatan mereka.

Film Pertaruhan tayang mulai 9 Februari 2017 mendatang di seluruh bioskop tanah air. (ded/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore