
Ilustrasi
JawaPos.com - Sedikitnya 53 anak di Kabupaten Subang mengalami gizi buruk selama tahun 2016. Atas kejadian itu, para orang tua diminta lebih memperhatikan kondisi anak mereka.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Dwinan Marchicawati mengatakan, tingginya gizi buruk bentuk minimnya perhatian orang tua terhadap anak.
"Kalau diliat dari jumlahnya naik sekitar 0,19 persen," ujar Dwinan kepada Pasundan Ekspres (Jawa Pos Group).
Dijelaskan Dwinan, dari tingginya kasus gizi buruk di Kabupaten Subang, tak menelan korban jiwa. Namun demikian, berat tubuh para penderita gizi buruk yang rata-rata berusia sekitar 2-3 tahun ini jauh dari kata standar.
Masih dikatakan Dwinan, saat ini pihaknya sedang melakukan program jemput bola untuk mengetahui anak yang terkena gizi buruk. Bahkan pada 2017 ini, akan ada program pemberian makanan tambahan (PMT) sebagai pencegahan.
Dia pun meminta warga untuk tidak sungkan-sungkan memeriksakan bayinya ke posyandu atau puskemas terdekat.
"Orang tua harus proaktif memeriksaakan anak-anaknya jika kondisi tubuhnya menerun drastis daripada tubuh standar," pungkasnya. (ygo/dinyuz/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
