
Adipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan.
JawaPos.com - Aktor Adipati Dolken harus mengorbankan fisiknya demi film terbaru produksi IFI Sinema berjudul Pertaruhan. Dia dituntut untuk lebih berotot agar sesuai dengan katakter Ibra.
"Gue berhasil naikin badan, gue dulunya kurus jadi lebih berotot. Seperti tokoh yang badannya anak pinggiran," kata Adipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).
Berbagai cara dilakukan pria 25 tahun itu untuk lebih berotot. Dia menjalani rutinitas berolahraga setiap hari selama dua bulan. Mulai dari latihan lari hingga sepak bola.
"Setiap hari gue rutin sit up, push up. Hingga latihan lari," jelas Adipati Dolken.
Dalam film bergenre drama action ini, Adipati Dolken berperan sebagai Ibra. Sosok tersebut punya karakter tempramental yang cukup berbeda dari sifat aslinya. Namun dia mengaku tidak mengalami hambatan untuk memerankan sosok itu. Sebab sutradara Kristho Damar Alam dan tim produksi memberi waktu cukup untuk reading hingga pendalaman katakter.
"Gue diberi waktu cukup untuk persiapan. Mulai dari membangun chemistry sama pemain lain hingga latihan fisik," imbuhnya.
Film Pertaruhan bercerita tentang kehidupan empat orang saudara laki-laki, Ibra (Adipati Dolken), Elzan (Jefri Nichol), Amar (Aliando Syarief), dan si bungsu Ical (Giulio Parengkuan). Mereka hidup sederhana bersama ayah mereka, Pak Musa (Tyo Pakusadewo) yang bekerja sebagai satpam di sebuah bank.
Walaupun gajinya sebagai satpam tidak seberapa tetapi Musa sangat loyal dan berdedikasi tinggi pada pekerjaannya. Dia pekerja keras yang berjuang untuk keluarganya.
Keluarga ini sudah kehilangan ibu sejak Ical dilahirkan. Kehilangan istri yang biasa mengurus rumah dan anak-anak membuat Musa gamang dalam membesarkan anak-anaknya. Hubungan antara dirinya dan ketiga anaknya yang remaja menjadi sangat tidak harmonis dan seringkali terjadi pertengkaran diantara mereka.
Sampai suatu hari Pak Musa diberhentikan dari pekerjaannya. Bersamaan dengan itu penyakit paru-paru yang didapnya semakin parah dan membuatnya jatuh sakit. Ibra, sebagai anak pertama lalu mengumpulkan saudara-saudaranya untuk mencari jalan keluar penyembuhan sang Ayah. Tetapi mereka tidak sanggup membayar biaya pengobatan sang ayah yang harus di opname. Sikap pihak rumah sakit pun sangat kejam tak peduli. Kakak beradik itu lalu berusaha kesana kemari untuk mengumpulkan uang biaya pengobatan Musa. Termasuk mendatangi bank tempat ayah mereka pernah bekerja selama 20 tahun. Tapi disitu Ibra malah mendapatkan penolakan dan penghinaan.
Selalu menemui jalan buntu, akhirnya kakak beradik itu mengambil keputusan yang sangat nekat demi pengobatan sang ayah. Bukan saja berbahaya tetapi juga mengancam keselamatan mereka.
Film Pertaruhan tayang mulai 9 Februari 2017 mendatang di seluruh bioskop tanah air. (ded/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
