
Habib Rizieq
JawaPos.com – Penetapan Ketua Umum Front Pembela Islam Habieb Rizieq oleh Polda Jabar memancing reaksi umat Islam. Misalnya, sejumlah tokoh Islam di Kabupaten Cianjur yang sudah menyatakan untuk merapatkan barisan. Sebuah undangan terbuka dilayangkan ke berbagai kalangan, Selasa (31/1).
Dalam undangan tersebut disebutkan mengenai konsolidasi Umat Islam se Cianjur. Yakni, menyikapi perkembangan terkini terkait kezdoliman yang menerpa umat Islam Indonesia, yang terjadi secara terus menerus.
Beberapa pimpinan Pondok Pesatren, Yayasan, Ormas Islam, DKM, dan Majlis Ta’lim bakal berkumpul untuk menyamakan persepsi di Ponpes Attaqwa, Cikidang, Cianjur, Rabu (1/2).
Sekjen Gerakan Pengawal Fatwa MUI (GPFM) Kabupaten Cianjur, Abdurahman mengatakan, undangan yang disebar sengaja dilakukan, karena perlu disikapi secara serius, melihat situasi dan kondisi saat ini.
”Ya, lihat bagaimana nanti hasil konsolidasi. Apakah akan aksi berangkat ke Jakarta atau turun ke jalan di Cianjur, untuk menyikapi permasalahan ini melalui aksi 122 akan dilaksanakan,” katanya kepada Radar Cianjur (Jawa Pos Group).
Intinya, untuk menyamakan persepsi, merapatkan barisan saling bergandeng tangan. Jangan mudah dipengaruhi hal tidak mendasar. Selain itu, perlu kewaspadaan dan harus bisa melihat permasalahan yang sudah lebih dari genting.
”Perlu diakui, ada dugaan skenario mau meruntuhkan wibawa para tokoh Islam. Paling pokok saat ini, merapatkan barisan sama-sama bergerak dan saling merangkul bersama satukan kekuatan seluruh umat Islam di Indonesia,” tegasnya.
Terpisah, Ketua Bidang Lembaga Dakwah dan Tim Pembina Laskar Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Cianjur, Asep Lukman Hakim mengatakan, penetapan tersangka terhadap Habib Rizieq sudah zholim. Tudingannya tidak mendasar.
”Maka itu harus lebih waspada, Pancasila itu merupakan landasan dasar dan NKRI itu harga mati. Kita akan tetap mengunggu instruksi dari pusat bagaimana, garis besarnya tetap akan siaga 24 jam. Apa yang harus dilakukan mengenai pembelaan terhadap tuduhan ditujukan kepada ulama kita,” tungkasnya. (pj/mat/yuz/JPG)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
