Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Februari 2017 | 04.15 WIB

Pertaruhan Sajikan Drama Keluarga dan Laga

Pemain film Pertaruhan saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2). - Image

Pemain film Pertaruhan saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).

JawaPos.com - Rumah produksi IFI Sinema segera merilis film terbaru berjudul Pertaruhan. Film berjenis drama action ini disutradarai oleh Kristho Damar Alam. Sedangkan Upi duduk di bangku produser kreatif dan penulis naskah.

Film Pertaruhan membawa nuansa baru dalam segi cerita. Di sini dikisahkan soal hubungan sebuah keluarga yang terdiri dari ayah dan empat anak laki-laki. Mereka mengalami masalah yang menyebabkan keadaan tidak harmonis.

"Intinya drama, namun permasalahannya nanti sampai ke bumbu action," kata Adipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).

Peraih Pemeran Pendukung Pria Terbaik FFI 2013 ini mengatakan sangat suka dengan cerita film Pertaruhan. Hal itu pula, diakui sebagai alasan dirinya tertarik membintangi film ini. Menurutnya, Upi sebagai produser kreatif dan penulis bisa menyajikan satu hal baru.

"Dia punya cara berbeda dalam membuat cerita dan gayanya itu selalu bagus," jelasnya.

Kekuatan drama di atas didukung juga oleh para pemeran berkualitas. Selain Adipati Dolken, film Pertaruhan menghadirkan aktor Aliando Syarief dan Tyo Pakusadewo. Barisan pendatang baru juga dilibatkan yakni Jefri Nichol, Giulio Parengkuan, dan Widika Sidmore.

Film ini melakukan proses syuting pada tahun lalu. Pengambilan gambar dilakukan selama satu bulan di Jakarta.

Film Pertaruhan bercerita tentang kehidupan empat orang saudara laki-laki, Ibra (Adipati Dolken), Elzan (Jefri Nichol), Amar (Aliando Syarief), dan si bungsu Ical (Giulio Parengkuan). Mereka hidup sederhana bersama ayah mereka, Pak Musa (Tyo Pakusadewo) yang bekerja sebagai satpam di sebuah bank.

Walaupun gajinya sebagai satpam tidak seberapa tetapi Musa sangat loyal dan berdedikasi tinggi pada pekerjaannya. Dia pekerja keras yang berjuang untuk keluarganya.

Keluarga ini sudah kehilangan ibu sejak Ical dilahirkan. Kehilangan istri yang biasa mengurus rumah dan anak-anak membuat Musa gamang dalam membesarkan anak-anaknya. Hubungan antara dirinya dan ketiga anaknya yang remaja menjadi sangat tidak harmonis dan seringkali terjadi pertengkaran diantara mereka.

Sampai suatu hari Pak Musa diberhentikan dari pekerjaannya. Bersamaan dengan itu penyakit paru-paru yang didapnya semakin parah dan membuatnya jatuh sakit. Ibra, sebagai anak pertama lalu mengumpulkan saudara-saudaranya untuk mencari jalan keluar penyembuhan sang Ayah.

Tetapi mereka tidak sanggup membayar biaya pengobatan sang ayah yang harus di opname. Sikap pihak rumah sakit pun sangat kejam tak peduli. Kakak beradik itu lalu berusaha kesana kemari untuk mengumpulkan uang biaya pengobatan Musa. Termasuk mendatangi bank tempat ayah mereka pernah bekerja selama 20 tahun. Tapi disitu Ibra malah mendapatkan penolakan dan penghinaan.

Selalu menemui jalan buntu, akhirnya kakak beradik itu mengambil keputusan yang sangat nekat demi pengobatan sang ayah. Bukan saja berbahaya tetapi juga mengancam keselamatan mereka. Film Pertaruhan tayang mulai 9 Februari 2017 mendatang di seluruh bioskop tanah air. (ded/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore