
BERSEKONGKOL: Dua pelaku pencurian ditunjukkan kepada awak media di Mapolrestabes Surabaya.
JawaPos.com – Setelah hampir enam bulan menjadi buron, pasangan suami istri M. Iswan dan Erna Hendrawati akhirnya dibekuk Unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Keduanya diburu lantaran turut membantu pencurian uang Rp 910 juta yang dilakukan Aulia Safitri.
Pencurian tersebut terjadi Agustus tahun lalu. Aulia terbukti mencuri uang milik Mastur, suami sirinya. Kala itu, keduanya mengambil uang di Bank Jatim. Sesampainya di rumah, Aulia mengeluh sakit kepada sang suami. Mastur lantas membeli obat ke apotek.
Nah, saat sendirian itulah Aulia beraksi. Diam-diam dia mengambil uang tunai yang disimpan suaminya, lantas kabur. ”Berdasar pengakuan tersangka (Aulia, Red) yang sudah tertangkap, dia dibantu Iswan dan Erna. Keduanya adalah kakak kandung dan kakak ipar tersangka,” terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga, Selasa (31/1).
Iswan dan Erna tidak hanya membantu. Mereka juga ikut menikmati hasil kejahatan tersebut. Keduanya mendapat jatah Rp 385 juta. Jumlah tersebut merupakan sisa uang yang ditransfer Aulia ke rekening Erna.
Jatah itu dipakai kedua pelaku untuk memenuhi kebutuhan hidup. Salah satunya membeli sebuah mobil Suzuki Ertiga. Dua warga Ketintang tersebut membeli mobil dengan cara mengangsur. ”Aset tersangka dari hasil kejahatan ini kami sita,” ujar Shinto.
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 itu memaparkan, sesuai dengan hukum positif, polisi bisa menyita mobil tersebut. Namun, Iswan mengaku bahwa BPKB mobil itu sudah diserahkan kepada Mastur. ”Kami tetap akan berkomunikasi dulu dengan korban terkait pengakuan tersebut,” terang Shinto.
Selain membeli mobil Ertiga, pelaku menghabiskan uang untuk keperluan lain. Keduanya benar-benar larut menikmati hasil kejahatan tersebut. ”Beli Daihatsu Terios dan rumah juga, Pak,” kata Iswan.
Polisi menangkap mereka di kawasan Tenggilis Mejoyo. Iswan mengaku bahwa dirinya tidak pernah lari ke mana-mana. Pria 38 tahun itu menyatakan hanya sekali pergi ke luar pulau. Yakni, Lampung. Tujuannya bukan untuk kabur, melainkan menjemput dua anak Aulia. Sebelumnya, Aulia memang kabur ke Lampung bersama anaknya.
Dua anak Aulia tersebut dirawat Iswan dan Erna. Selama itu, mereka tidak berkeberatan untuk membiayai kehidupan keponakannya. ’’Uang yang dikasih Aulia itu juga dipakai untuk hidup anak-anaknya,’’ tutur pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir tersebut. (did/c7/fal/sep/JPG)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
