Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Februari 2017 | 03.42 WIB

Raih WTN berkat CCTV Dishub

PANTAU KOTA: SITS milik pemkot sering dimanfaatkan polisi untuk memantau kriminalitas - Image

PANTAU KOTA: SITS milik pemkot sering dimanfaatkan polisi untuk memantau kriminalitas

JawaPos.comSistem pengawasan lalu lintas (lalin) Surabaya mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat. Pengakuan itu diwujudkan dalam bentuk penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Penghargaan tersebut merupakan kali ke-21 sejak 1992.


Pengawasan lalin di Surabaya terpusat pada sistem yang disebut Surabaya Intelligent Transportation System (SITS). Ada 244 CCTV yang disebar di wilayah Surabaya. Jumlah itu belum termasuk 288 kamera traffic sensor. ’’CCTV itu menyorot kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sektor tertentu,’’ ungkap Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad.


Dengan sistem tersebut, titik kemacetan, tindak kejahatan, atau peristiwa lain bisa terpantau. Pemerintah pusat menilai sistem kontrol terpusat itu sangat dibutuhkan kota besar seperti Surabaya. Bahkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong daerah lain menerapkan konsep serupa. ’’Kami menjadi percontohan bagi daerah lain,’’ ujarnya.


Irvan mengungkapkan, SITS multifungsi. Awalnya, perangkat tersebut digunakan untuk memantau kondisi lalin. Seiring dengan perkembangannya, SITS banyak membantu menyelesaikan permasalahan kriminal. Kepolisian sering mencari referensi pelaku kriminal dari rekaman CCTV. ’’Sistem itulah yang membedakan Surabaya dengan kota lain,’’ jelas Irvan.


Pemerintah pusat juga memberikan apresiasi pada gedung parkir (park and ride) yang beroperasi pada 9 Januari lalu. Irvan menjelaskan bahwa pembatasan kendaraan yang masuk ke kota adalah cara mengurai kemacetan. ’’Park and ride dianggap terobosan baru yang patut ditiru daerah lain. Itulah nilai lebih bagi Surabaya,’’ katanya. Penghargaan WTN yang diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (31/1) diterima Wali Kota Tri Rismaharini.


Selain Surabaya, Dishub LLLAJ Jatim meraih penghargaan dalam bidang penataan lalu lintas kota. Wakil Gubernur Saifullah Yusuf menuturkan bahwa penghargaan tersebut merupakan tantangan bagi dishub LLAJ untuk memberikan layanan yang lebih baik. Dia yakin masih banyak hal yang harus disempurnakan. Terutama layanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. ’’Tingkat kepuasan masyarakat harus didahulukan,’’ tuturnya.



Kepala Dishub LLAJ Jatim Wahid Wahyudi menyatakan, penyempurnaan kinerja menjadi target dari tahun ke tahun. Pihaknya berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah perizinan yang bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu, pihaknya menerapkan pola kerja yang transparan. (riq/c14/oni/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore