
PANTAU KOTA: SITS milik pemkot sering dimanfaatkan polisi untuk memantau kriminalitas
JawaPos.com – Sistem pengawasan lalu lintas (lalin) Surabaya mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat. Pengakuan itu diwujudkan dalam bentuk penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Penghargaan tersebut merupakan kali ke-21 sejak 1992.
Pengawasan lalin di Surabaya terpusat pada sistem yang disebut Surabaya Intelligent Transportation System (SITS). Ada 244 CCTV yang disebar di wilayah Surabaya. Jumlah itu belum termasuk 288 kamera traffic sensor. ’’CCTV itu menyorot kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sektor tertentu,’’ ungkap Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad.
Dengan sistem tersebut, titik kemacetan, tindak kejahatan, atau peristiwa lain bisa terpantau. Pemerintah pusat menilai sistem kontrol terpusat itu sangat dibutuhkan kota besar seperti Surabaya. Bahkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong daerah lain menerapkan konsep serupa. ’’Kami menjadi percontohan bagi daerah lain,’’ ujarnya.
Irvan mengungkapkan, SITS multifungsi. Awalnya, perangkat tersebut digunakan untuk memantau kondisi lalin. Seiring dengan perkembangannya, SITS banyak membantu menyelesaikan permasalahan kriminal. Kepolisian sering mencari referensi pelaku kriminal dari rekaman CCTV. ’’Sistem itulah yang membedakan Surabaya dengan kota lain,’’ jelas Irvan.
Pemerintah pusat juga memberikan apresiasi pada gedung parkir (park and ride) yang beroperasi pada 9 Januari lalu. Irvan menjelaskan bahwa pembatasan kendaraan yang masuk ke kota adalah cara mengurai kemacetan. ’’Park and ride dianggap terobosan baru yang patut ditiru daerah lain. Itulah nilai lebih bagi Surabaya,’’ katanya. Penghargaan WTN yang diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (31/1) diterima Wali Kota Tri Rismaharini.
Selain Surabaya, Dishub LLLAJ Jatim meraih penghargaan dalam bidang penataan lalu lintas kota. Wakil Gubernur Saifullah Yusuf menuturkan bahwa penghargaan tersebut merupakan tantangan bagi dishub LLAJ untuk memberikan layanan yang lebih baik. Dia yakin masih banyak hal yang harus disempurnakan. Terutama layanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. ’’Tingkat kepuasan masyarakat harus didahulukan,’’ tuturnya.
Kepala Dishub LLAJ Jatim Wahid Wahyudi menyatakan, penyempurnaan kinerja menjadi target dari tahun ke tahun. Pihaknya berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah perizinan yang bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu, pihaknya menerapkan pola kerja yang transparan. (riq/c14/oni/sep/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
