Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Februari 2017 | 02.02 WIB

Adipati Dolken Terima Tawaran Film Pertaruhan Karena Upi

Adipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2) - Image

Adipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2)

JawaPos.com - Aktor Adipati Dolken terlibat dalam film terbaru produksi IFI Sinema berjudul Pertaruhan. Dia mengatakan tertarik menerima tawaran film ini lantaran adanya Upi sebagai produser kreatif dan penulis naskah.


Menurut cowok 25 tahun ini, Upi adalah salah satu sineas yang kreatif dalam menggarap sebuah film. Termasuk film Pertaruhan yang memasukan drama keluarga hingga nuansa action.


"Gue jujur tertarik karena Upi yang nulis, ceritanya bagus. Dia punya cara berbeda dalam membuat cerita dan gayanya itu bagus," kata Adipati Dolken saat berkunjung ke Graha Pena Jawa Pos, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).


"Gue bangga bisa terlibat dalam film dia," sambungnya.


Peraih Pemeran Pendukung Pria Terbaik FFI 2013 ini menyebut dirinya selalu mengutamakan sisi konten film saat menerima tawaran. Baik itu dari kisah atau pun orang-orang yang terlibat di belakang layar.


"Film ini cerita bagus. Itu yang membuat gue semakin yakin," ucapnya.


Dalam film bergenre drama action ini, Adipati Dolken berperan sebagai Ibra. Sosok tersebut punya katakter tempramental yang cukup berbeda dari sifat aslinya. Namun dia mengaku tidak mengalami hambatan untuk memerankan sosok itu. Sebab sutradara Kristho Damar Alam dan tim produksi memberi waktu cukup untuk reading hingga pendalaman katakter.


"Gue diberi waktu dua minggu untuk persiapan. Mulai dari membangun chemistry sama pemain lain hingga latihan fisik," jelasnya.


Film Pertaruhan bercerita tentang kehidupan empat orang saudara laki-laki, Ibra (Adipati Dolken), Elzan (Jefri Nichol), Amar (Aliando Syarief), dan si bungsu Ical (Giulio Parengkuan). Mereka hidup sederhana bersama ayah mereka, Pak Musa (Tyo Pakusadewo) yang bekerja sebagai satpam di sebuah bank.


Walaupun gajinya sebagai satpam tidak seberapa tetapi Musa sangat loyal dan berdedikasi tinggi pada pekerjaannya. Dia pekerja keras yang berjuang untuk keluarganya.


Keluarga ini sudah kehilangan ibu sejak Ical dilahirkan. Kehilangan istri yang biasa mengurus rumah dan anak-anak membuat Musa gamang dalam membesarkan anak-anaknya. Hubungan antara dirinya dan ketiga anaknya yang remaja menjadi sangat tidak harmonis dan seringkali terjadi pertengkaran diantara mereka.


Sampai suatu hari Pak Musa diberhentikan dari pekerjaannya. Bersamaan dengan itu penyakit paru-paru yang didapnya semakin parah dan membuatnya jatuh sakit. Ibra, sebagai anak pertama lalu mengumpulkan saudara-saudaranya untuk mencari jalan keluar penyembuhan sang Ayah. Tetapi mereka tidak sanggup membayar biaya pengobatan sang ayah yang harus di opname. Sikap pihak rumah sakit pun sangat kejam tak peduli. Kakak beradik itu lalu berusaha kesana kemari untuk mengumpulkan uang biaya pengobatan Musa. Termasuk mendatangi bank tempat ayah mereka pernah bekerja selama 20 tahun. Tapi disitu Ibra malah mendapatkan penolakan dan penghinaan.


Selalu menemui jalan buntu, akhirnya kakak beradik itu mengambil keputusan yang sangat nekat demi pengobatan sang ayah. Bukan saja berbahaya tetapi juga mengancam keselamatan mereka. 


Film Pertaruhan tayang mulai 9 Februari 2017 mendatang di seluruh bioskop tanah air. (ded/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore