
Ilustrasi
JawaPos.com - Bagi masyarakat Jakarta yang berkendara di jalanan ibu kota mereka selalu berpikir bagaimana perjalanannya tidak terkendala. Salah satu kendala yang kerap mengancam perjalanan itu yakni ranjau pagi. Namun untuk terhindar dari teror ini sangatlah susah.
Menurut Pengamat Transportasi dari Universitas Indonesia (UI) Ellen Tangkudung, untuk menghindari jalanan yang berpaku sangat sulit dilakukan pengendara. Sebab, pengemudi tidak mungkin susah payah mengecek di jalanan sebelum dilintasinya.
"Jadi memang jalannya yang harus dibersihkan dari ranjau paku dan lacak saja mana yang pernah ada laporan terkena ranjau paku ya di sana ada tambal ban," ungkap Ellen saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (1/2).
Agar jalanan Jakarta benar-benar bebas dari teror ranjau paku, Ellen menyarankan, Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepolisian untuk mengerahkan intelijen. Interlijen ditugaskan untuk melacak dan menginvestigasi siapa oknum yang menebar paku di jalanan. "Itu saja. Karena tujuannya (peneror) supaya bannya bocor dan ditambal, kan," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, keberadaan ranjau paku di Jakarta bukanlah hal yang baru. Kondisi seperti ini sudah menjadi hal yang klasik. Apalagi di ruas jalan yang padat pengendaranya. Bahkan tak sedikit di sepanjang jalan yang macet. Baik pagi atau malam, jasa tambal ban selalu ada di pinggir jalan.
Kondisi banyaknya ranjau paku ini juga diakui oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto. Dikatakannya, jalan raya memang menjadi sasaran empuk bagi pelaku ranjau paku. Bahkan ranjau paku tidak pernah habisnya.
Disebutkan Budiyanto, sejumlah jalanan utama di DKI masih banyak terdapat ranjau paku, yakni di ruas Jalan Daan Mogot, Jalan S Parman, Slipi ke Tomang, Tubagus Angke, Permaha Hijau, Terowongan Casablanca, TB Simatupang.
Selain itu juga terdapat di Jalan Raya Bogor, Jalan Hasyim Asari, Cilincing dan banyak lagi. "Di ruas jalan ini seperti pengendara harus berhati-hati. Tak jarang para relawan pembersih paku mendapatkan paku tersebar di tengah jalan," ungkap Budiyanto di Jakarta. (uya/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
