
Ilustrasi
JawaPos.com- Propam Polres Situbondo menindaklanjuti laporan Andik Priyanto, 33, Selasa (31/1). Andik mengaku dianiaya anggota Polsek Jatibanteng, Situbondo. Pedagang asal Dusun/Desa Curahsuri, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo tersebut diduga menjadi korban pemukulan oleh seorang polisi yang tak disebutkan identitasnya.
Menurut Andik, insiden itu terjadi di kantor Desa Curahsuri pada 27 Desember. Saat itu dia dipanggil kepala desa setempat untuk mengklarifikasi insiden pertengkaran dua warga desa setempat yang terjadi di warungnya.
Pelapor mengakui, saat dirinya dipanggil ke kantor desa, begitu datang, sudah ada seorang polisi yang diduga memukulnya. Saat itu kepala desanya menanyakan perihal pisau yang diduga dibawa dua warga yang sempat bertengkar tersebut. Mendapat pertanyaan itu, Andi membantah bahwa dirinya tidak membawa pisau.
”Kejadiannya di kantor Desa Curahsuri. Kalau tidak salah 27 Desember 2016 pukul 09.30. Saat itu ditanya masalah pisau yang saya bawa ketika terjadi pertengkaran antara dua warga. Karena tidak merasa membawa pisau, akhirnya saya bantah,” katanya.
Diduga, setelah mendengar pengakuan Andik, oknum polisi di kantor desa itu emosi. Penyebab oknum tersebut marah-marah tidak diketahui dengan jelas. Tak lama kemudian, Andi mengaku langsung dipukul pada bagian kepala dan wajah.
Tidak terima diperlakukan kasar, Andik memilih menyelesaikan masalah tersebut secara jalur hukum dengan cara melapor ke Propam Polres Situbondo. ”Saya dipukuli sampai beberapa kali. Mulut saya sampai cedera. Visumnya juga sudah ada,” jelasnya.
Menurut Kapolsek Jatibanteng Iptu Joko Imam menyampaikan, setelah kejadian, pihaknya sudah memberi Andik pembinaan. Namun, dia tetap melaporkan kasus itu ke propam.
”Kejadiannya sudah lama, sekitar sebulan lebih. Warga yang diduga dipukuli oknum anggota sudah kami beri pembinaan. Namun, yang bersangkutan minta prosesnya dilanjutkan. Itu sudah dilaporkan ke pihak propam polres,” katanya. (rri/c24/diq)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
