
Ilustrasi
JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR Muhammad Syafi'i menduga kekisruhan di Indonesia belakangan ini didalangi oleh Partai
Komunis Indonesia (PKI). Dimana banyaknya upaya memunculkan rasa saling curiga maupun upaya memantik rasa permusuhan.
Atau dengan kata lain, upaya untuk membenturkan secara horizontal apakah antar umat beragama, intern umat beragama, organisasi masyarakat maupun lembaga. "Situasi ini ada yang mendesain dan itu adalah PKI," tegas politikus Partai Gerindra itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1).
Ada banyak indikasi PKI sedang mengacaukan situasi dalam negeri. Ketika PKI bangkit, katanya dimulai dengan kesulitan ekonomi, sehingga rakyat yang sedang sulit mudah percaya dan dihasut atau diprovokasi.
"Hutang bengkak, anggaran dipotong, dari sisi ini, semua syarat untuk munculnya PKI, sudah terjadi," sebut Syafi'i.
Lalu, adanya stigmatisasi negatif terhadap ulama sehinga rakyat yang mayoritas Islam ini kehilangan pedoman. Sehingga, masyarakat mudah percaya terhadap isu.
Saat ini, hal itupun katanya terjadi ketika Imam Besar FPI Rizieq Shihab diisukan memiliki skandal dengan seorang perempuan bernama Firza Hussein setelah sebuah rekaman percakapan satu arah muncul secara viral di media sosial. Syafi'i berpandangan, itu adalah sebuah rekayasa yang memalukan dan hina.
"Karena itu, jangan berharap ada pembelaan dari pemerintah, aparat, negara, kepada ulama. Karena kita sedang dikendalikan oleh PKI," tuturnya.
Pada masa kebangkitan PKI kala itu, lanjut dia, ada upaya pembubaran ormas Islam seperti HMI dan partai Islam Masyumi.
"Sekarang, itu terjadi lagi. HMI mau dihantam sama Kapolda Metro, FPI mau dibubarkan, kemudian bikin kisruh partai Islam. Sama," imbuhnya.
Kemudian, ada pula pengalihan ideologi dan menirutnya kini terjadi ketika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menganggap akhirat adalah sebuah ramalan. Terakhir, pada 1964 uang Indonesia berlogo palu arit. Nah, saat ini pun menurutnya logo itu muncul di uang baru yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu.
Jadi, kata Syafi'i PKI selalu bergerak tanpa wujud. Mereka muncul tiba-tiba dan bisa dimana saja. "Dan itu sedang terjadi hari ini," pungkasnya.(dna/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
