
Pelaku Masril saat menjalani perawatan medis usai ditembak di betis kanannya.
JawaPos.com - Peringatan anggota Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Loa Kulu tak digubris Masril (28). Akhirnya polisi langsung mengarahkan moncong senjata api (Senpi) ke arah Masril. Timah panas pun menembus betis kanan pria “tangan panjang” tersebut.
Masril diduga telah membobol sebuah konter HP di Jalan Haji Masdamsi, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu pada dinihari kemarin. Polisi terpaksa melumpuhkan Masril lantaran mau kabur. Memang, saat timah panas menembus betis kanannya, langkah Masril terhenti seketika.
“Petugas kami terpaksa melumpuhkan pelaku yang mau kabur, setelah tembakan peringatan tak dihiraukan,” kata Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Rabu (1/2).
Polisi kemudian langsung melarikan Masril ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, untuk diobati. Setelah lukanya dirawat petugas medis, pria bertato itu kembali diboyong ke Kantor Polsek Loa Kulu untuk diambil keterangannya.
Polisi meringkus Masril lantaran dia diduga telah membobol sebuah konter HP milik Ichsan, warga Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu pada Senin (30/1) dinihari.
Wakapolsek Loa Kulu Iptu Juwadi menjelaskan, aksi pencurian terhadap konter HP milik Ichsan tersebut diketahui korban sekira pukul 05.30 Wita, kemarin. Saat itu Ichsan bermaksud membuka konter HP terletak di bagian depan kediamannya. Alangkah terkejutnya Ichsan begitu melihat kunci rolling door di konter itu sudah rusak dan terbuka. Secepatnya Ichsan memeriksa lalu mengetahui sejumlah barang berharga miliknya sudah raib.
“Keterangan korban, barang-barang hilang tersebut berupa laptop, HP dan dompet berisi berbagai surat penting, seperti SIM, KTP, ATM dan STNK serta uang tunai jutaan Rupiah. Termasuk sebuah HP khusus berisi pulsa untuk melayani pembeli, nilainya jutaan Rupiah,” tambah Juwadi.
Sekira pukul 09.00 Wita, kemarin pagi, Ichsan lalu melaporkan nahas menimpanya ke Kantor Polsek Loa Kulu. Setelah menerima laporan korban, sejumlah petugas Opsnal Unit Reskrim Polsek Loa Kulu dikerahkan menyelidiki. Polisi dapat bergerak cepat karena aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) di konter HP itu, wajah terduga pelaku terekam CCTV alias kamera pengintai. “Wajah pelaku terlihat jelas pada rekaman CCTV tersebut,” katanya lagi.
Benar saja, menjelang malam petugas mengetahui keberadaan Masril selaku terduga pelaku berada di bilangan Desa Loa Kulu Kota. Apalagi begitu polisi bermaksud menangkapnya, Masril langsung mau kabur. Terpaksa pria baru menetap sekira 2 bulan di Loa Kulu ini harus merasakan betisnya ditembus peluru. Sementara sejumlah barang bukti, seperti laptop dan HP milik korban ditemukan di tempat kenalan Masril, terletak di bilangan Harapan Baru, Samarinda.
“Saya baru sekali ini mencuri. Saya juga belum pernah dipenjara sebelum ini,” kata Masril sembari meringis menahan sakit akibat luka tembak di betis kanannya. (idn/beb/fab/JPG)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
