
Akhirnya Lubang Jalan Pantura Pekalongan Ditambal
JawaPos.com - Jalur pantura Kota Pekalongan berangsur mulai diperbaiki. Lubang-lubang di sejumlah ruas jalan nasional itu mulai ditambal, meski sifatnya masih tambal sulam, belum perbaikan secara total.
Pantauan Radar Pekalongan (Jawa Pos Grooup), Selasa (31/1) sore, sejumlah pekerja mengenakan kaos oranye bertuliskan Tim Peduli Pemeliharaan Rutin PPK 07 Pekalongan-Batang-Plelen menutup lubang jalan di sejumlah titik.
Mereka memanfaatkan cuaca yang kebetulan cerah. Penambalan dilakukan di sejumlah ruas, seperti di sebagian Jalan Dr Sutomo, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Gajah Mada. Salah satu titik yang menjadi fokus penambalan adalah di perempatan Ponolawen, karena lubang di situ sebelumnya cukup dalam dan lebar, sehingga membahayakan keselamatan pengendara.
Lubang jalan yang ditutup kembali dengan aspal itu sebelumnya kondisinya bervariasi. Ada yang cukup lebar dan dalam, maupun lubang-lubang kecil namun menyebar. Penambalan tidak menggunakan bantuan alat berat, sebagaimana terpantau pada proses penambalan di perempatan/Simpang Ponolawen.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Jalan 07 Pekalongan-Batang-Plelen Satker PJN Wilayah I Provinsi Jawa Tengah Direktorat Jenderal Bina Marga, Manaor Simorangkir, menjelaskan bahwa proses penambalan lubang jalan itu merupakan bagian dari pemeliharaan rutin.
Dia menyampaikan bahwa penambalan bukan hanya di Kota Pekalongan, tetapi juga tersebar di berbagai lokasi, mulai dari Batang hingga Pemalang. "Saat ini penambalannya menyebar di sejumlah lokasi. Misalnya di depan HKR Pekalongan, Ponolawen Pekalongan, Tirto Pekalongan, dan di lingkar Pemalang, dan seterusnya," tuturnya, saat dihubungi Radar Pekalongan, kemarin (31/1).
Perbaikan dan pemeliharaan jalan, imbuh dia, akan terus dilakukan di sepanjang ruas yang menjadi tanggung jawab dan kewenangannya. Terutama terhadap kerusakan jalan yang sudah membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Kita melaksanakan pemeliharaan sepanjang ruas kalau ada lubang dari Batang sampai Pemalang. Ini sudah bagian dari kontrak pemeliharaan, dan memang awal kita kejar supaya lubang selesai ditambal. Karena sebelumnya memang sudah banyak lubang dan membahayakan keselamatan pengendara," terangnya.
Hanya saja, penutupan lubang jalan tidak bisa dilakukan setiap hari, terlebih jika terjadi hujan deras di lokasi jalan yang berlubang. Proses pekerjaan juga berkejaran dengan waktu.
"Mudah-mudahan hujan mulai jarang karena kalau hujan, otomatis lubangnya muncul lagi. Kita harus kerja lebih cepat, kita antisipasi demi keselamatan pengguna jalan dulu," imbuh Manaor. (way/yuz/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
