
Ilustrasi
JawaPos.com - Daeng Rani, pimpinan komplotan perampok sadis yang tewas ditembak di Makassar pekan lalu, selama ini ternyata beraksi bukan hanya di Kota Timika. Namun juga di beberapa daerah di Papua dan kota-kota besar lainnya. Dalam aksinya selama tiga tahun tersebut komplotan ini sudah meraup uang senilai kurang lebih Rp 2 miliar.
“Dalam melakukan aksinya selama tiga tahun ini sudah mendapat Rp 2 miliar,” ujar Kapolres Mimika AKBP Victor Mackbon sebagaimana dilansir dari Radar Timika (Jawa Pos Group), Senin (30/1).
Kapolres menuturkan, dalam melakukan aksinya kelompok yang kerap menggunakan kekerasan tersebut secara berkelompok, sesuai dengan tugas masing-masing, baik pengintaian target hingga eksekusi target, dengan mengunakan senjata tajam.
Bahkan dan tidak segan-segan melukai targetnya, sehingga dalam kasus ini penyidik masih melakukan pengembangan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Dionisius VDP Helan mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya. Karena komplotan pencuian dengan kekerasan ini, jaringannya cukup besar dan hampir di seluruh Papua.
Sehingga pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya yang masih buron di Makassar yakni bernama Ilyas.
Untuk diketahui komplotan pencurian dan perampokan ini pimpinan Muh Jihad alias Daeng Rani (43), tewas ditembak polisi karena melawan saat ditangkap, dalam laporan pencurian yang selama ini beraksi di Mimika.
Tersangka sempat melarikan diri dan bersembunyi di Kabupaten Jenoponto, dan tertangkap di rumah kerabatnya di Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Sementara rekan lainnya Ilyas hingga kini msih dalam pengejaran polisi. (rex/sad/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
