
Petugas parkir memungut biaya parkir dari pengendara.
JawaPos.com - Anggota DPRD Kota Batam menolak rencana penerapan waktu operasional 24 jam yang diusulkan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. sistem ini akan menimbulkan kesenjangan. Terutama dalam menambah jumlah shift juru parkir (jukir) dan pengawasan di lapangan.
Penolakan ini dikemukakan oleh anggota Panitia Khusus (Pansus) Ranperda perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1/2012 tentang Retribusi Parkir Batam.
"Tak mudah mengawasi petugas parkir selama 24 jam. Bukannya menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), malah akan menimbulkan pungutan liar. Kami menilai pukul 06.00 WIB sampai 22.00 WIB sudah standar," ujar Sekretaris Pansus Parkir, Udin P Sialoho, seperti yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (1/2).
Kesenjangan lain yang akan ditimbulkan parkir 24 jam ini yakni menambah jumlah juru parkir (jukir). Dengan sistem 24 jam ini, maka waktu kerja jukir akan bertambah menjadi tiga shift, yakni pagi, sore dan malam. "Kalau mau 24 jam harus semua titik diterapkan. Bagaimana daerah yang ada orang parkir namun tak ada jukirnya. Ini malah akan membuka peluang untuk jukir liar," tanya Udin.
Menurut Udin, waktu operasional parkir paling ideal itu hanya hingga pukul 22.00 WIB. Sedangkan lewat dari waktu itu sampai pukul 06.00 WIB, maka itu dikategorikan parkir liar. "Namanya retribusi itu memberikan pelayanan. Jangan narik retribusi saja, sedangkan pelayanan tidak diberikan. Ada di atas waktu yang ditentukan itu pungli," jelas Udin.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Batam, Yusfa Hendri merancang waktu kerja bagi jukir menjadi 24 jam. Rencana ini sedang digodok dalam pembahasan, Ranperda perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1/2012, tentang Retribusi Parkir Batam. (rng/iil/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
