
Ilustrasi
JawaPos.com - Aksi penjambretan kian marak terjadi di Tanjung Selor belakangan ini. Hal tersebut tentu membuat resah warga ibu kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
Betapa tidak, pelaku penjambretan akhir-akhir ini dalam melakukan aksi sudah tidak sendiri-sendiri lagi. Seperti yang terjadi baru-bari ini, di Jalan Agatis. Pelaku beraksi secara keroyokan bahkan tak segan-segan menyakiti korban dengan menggunakan balok.
Berdasarkan data dari Polres Bulungan. Untuk aksi penjambretan di awal tahun 2017 ini sudah terjadi dua kasus. Bahkan kedua kasus itu masih dalam penanganan pihak kepolisian. Mengingat para pelaku belum satupun yang tertangkap.
Viya (22) salah seorang warga mengungkapkan, maraknya aksi penjambretan saat ini sehingga membuatnya takut untuk bepergian khususnya pada malam hari. Apalagi pada kondisi jalan yang masih minim penerangan.
“Tapi mudahanlah dengan kejadian yang sudah ada pihak kepolisian setempat dapat meningkatkan patroli. Kan memang itu menjadi tugas kepolisian untuk menciptakan suasana aman dan nyaman,’’ ungkapnya dikutip dari Radar Kaltara (Jawa Pos Group), Selasa (31/1).
Dikatakan juga, untuk mencegah aksi jambret tidak terulang lagi, maka aparat kepolisian sebagai petugas ketertiban dan keamanan masyarakat (Kambtibmas) diminta untuk meningkatkan patroli.
“Apalagi saya sebagai seorang wanita, pastinya itu biasa menjadi sasaran. Tapi, mudahanlah hal itu tak sampai terjadi kepada saya,’’ harapnya.
Hal senada juga dikatakan, Eny (30) yang mengaku jika aksi penjabretan saat ini menjadi teror yang meresahkan warga di ibu kota. Untuk itu, perlunya pengawasan yang ketat dari aparat penegak hukum. Sehingga, sekalipun dalam melakukan aksinya belum sampai menyebabkan korban jiwa. Namun dirinya berharap para pelaku bisa segera ditindak.
“Jangan sampai masalah ini dibiarkan begitu saja. Tindak tegas pelaku penjambretan agar mereka jera,’’ pintanya. “Kami sebagai warga hanya ingin melihat bagaimana kemajuan di ibu kota ini bisa seiring dengan keamanan. Bukan justru sebaliknya,’’ sambungnya.
Menyikapi persoalan yang kian meresahkan warga, Ps Kasubbag Humas Polres Bulungan Aiptu Tutut Murdayanto mengatakan, aksi penjambretan memang menjadi pekerjaan rumah aparat penegak hukum.
Bahkan sejauh ini, pihaknya sudah berupaya untuk terus mencari oknum pelaku yang meresahkan warga di ibu kota saat ini. Iapun berharap masyarakat turut serta mencegah dengan cara, pada saat malam hari sekiranya tidak melintasi di daerah yang minim penerangan.
“Apabila membawa barang berharga tidak boleh terlihat mecolok karena itu bisa memicu aksi penjambretan,’’ pesan Tutut.
Mengenai permintaan masyarakat agar ditingkatkan patroli, Tutut mengaku sejatinya pihaknya saat ini sudah memaksimalkan upaya tersebut. Bahkan aparat kepolisian mengerahkan kendaraan patroli pada malam hari. Mulai dari roda empat, roda dua dan sepeda.
“Namun, bila bicara kriminal memang sejauh ini menjadi tugas kami. Akan tetapi, mengenai penerangan yang minim setidaknya pemerintah daerah dapat memikirkannya. Sehingga itu bisa menjadi bentuk pecegahan aksi penjambretan,’’ harapnya.
Sementara, menaggapi minimnya lampu penerangan, Bupati Bulungan H. Sudjati mengatakan bahwa kedepannya pihaknya akan berupaya memasang lampu penerangan. Ia berjanji akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada instansi terkait.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
