
Bima Sakti bakal jadi pendamping Luis Milla
JawaPos.com - PSSI akhirnya menunjuk pendamping Luis Milla di timnas Indonesia, yakni Bima Sakti. Mereka bakal menjadikan Bima sebagai pelatih masa depan timnas Indonesia.
Seperti diketahui, PSSI memang meminta satu posisi di asisten pelatih timnas merupakan asli Indonesia. Hal ini agar pelatih Tanah Air bisa mendapat ilmu kepelatihan dari Milla.
Mereka akhirnya menunjuk Bima Sakti. Pemain Persiba Balikpapan itu dianggap punya jiwa kepelatihan serta kepemimpinan yang berkarakter.
"Saya kira Bima mumpuni. Kami ini proyeksikan dia ke depan bisa sebagai pelatih Indonesia. Dia punya rencana dan modalnya," kata Ketum PSSI, Edy Rahmayadi, kepada wartawan.
Akan tetapi, permasalahannya sekarang Bima Sakti hanya memiliki lisensi B AFC. Patut diketahui kalau asisten pelatih timnas minimal punya lisensi A AFC.
"Ya itu akan kami pikirkan. Nanti dilihat lagi bagaimana regulasinya. Mungkin saja akan kami beri kursus dahulu kepada Bima Sakti," sahut Direktur Tekhnik timnas, Danurwindo memungkasi. (ies/JPG)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
