
PARAH: Kondisi mobil Panther yang mengalami kecelakaan di jembatan Bajulmati, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
JawaPos.com- Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di jalan raya sekitar jembatan Bajulmati, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo pukul 15.30 Kamis (26/1). Insiden tersebut menewaskan Satuni, 70, warga Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Enam keluarga Satuni mengalami luka-luka, sedangkan tiga saudara lainnya selamat.
Enam kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah truk putih dan mobil Panther yang ditumpangi korban tewas serta sembilan penumpang lain. Empat kendaraan lainnya adalah mobil L 300 serta tiga truk. Hingga berita ini ditulis, identitas seluruh kendaraan serta penumpangnya masih didata pihak kepolisian.
Berdasar informasi yang berhasil dikumpulkan, kecelakaan maut itu bermula dari truk putih yang melaju dari arah utara. Truk tersebut hendak menyalip antrian panjang karena jalan di sekitar jembatan rusak alias banyak yang berlubang.
Tidak disangka, truk putih itu mengalami rem blong. Mengetahui hal tersebut, sopir truk yang belum diketahui identitasnya langsung banting setir ke kiri sehingga menghantam mobil L 300 hitam yang bermuatan besi tua. Truk putih itu kemudian menabrak mobil Panther dengan sepuluh penumpang di dalamnya.
Mobil tersebut terlempar ke depan dan menabrak satu truk di depannya. Truk yang terkena mobil Panter juga menabrak dua truk lain.
Nah, karena mobil Panther ditabrak truk putih dan menabrak truk didepannya, kondisi mobil tersebut ringsek tak karuan. Kabin Panther seketika menjepit sejumlah penumpang di dalam mobil.
Menurut Heri, salah seorang warga di lokasi kejadian, evakuasi membutuhkan waktu lebih dari satu jam. Sebab, sedari awal, warga dan polisi mengevakuasi secara manual untuk mengeluarkan sepuluh penumpang di dalam mobil Panther.
Kerasnya benturan membuat Satuni terluka. Dia tewas karena posisinya berada di bagian paling bawah dan tak bisa bernapas. Jasad korban dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Sementara itu, tiga saudara Satuni yang selamat adalah sopir Panther Saperi, 37; Fadil, 8; dan Suhara, 60. Enam penumpang lain yang masih keluarga Satuni juga mengalami luka-luka. Yakni, Tolak, 50; Kawit, 59; Atmi, 50; Sunandar, 32; Ponimah, 35; serta Abdus Sakur, 65.
Kecelakaan juga terjadi di dua lokasi lainnya. Di Jalan Pantura, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, satu truk besar menabrak rumah warga. Truk yang belum diketahui identitasnya tersebut terbalik di lokasi kejadian.
Satu kecelakaan lagi adalah tabrak lari. Seorang pedagang jamu yang melintas di Jalan PB. Sudirman tiba-tiba ditabrak pengendara sepeda motor Vario putih. Sayang, pengendara Vario tersebut kabur meninggalkan korban yang pingsan di jalan aspal.
Menurut Kanitlaka Satlantas Polres Situbondo Ipta Sutanto, kecelakaan tersebut masih diselidiki. Pihaknya masih berfokus mengevakuasi korban yang terlibat kecelakaan.
”Untuk penyebab kecelakaan, belum kami simpulkan. Semuanya masih dalam penyelidikan. Tetapi, semua kendaraan sudah kami amankan,” ujarnya. (rri/c21/diq)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
