
Bupati Karawang, Cellica Nurrachdiana
JawaPos.com - Suasana SD Karawang Kulon, Karawang Barat, Kabupaten Karawang, mendadak tegang. Kehadiran Bupati Karawang, Cellica Nurrachdiana membikin mereka terkejut. Cellica datang lantaran sang kepala sekolah, Yeti Herawati, menolak untuk dimutasi ke SDN Nagasari VI.
"Siapa yang tidak setuju Hj Yeti saya pindahkan dari sini? (SDN Nagasari II), silahkan angkat tangan, siapa yang setuju dia dipindahkan dari sini?, silahkan angkat tangan. Karena pelaporan ini (perilaku Yeti) bukan sebulan dua bulan saja, sejak saya jadi Plt bupati, sudah ada laporan seperti ini. setelah saya cek dan saya rekam, bila perlu rekamannya saya buka disini," ujar Cellica, yang langsung disambut riuh tepuk tangan dari ratusan orang tua siswa, kemarin (26/1).
Bahkan di hadapan ratusan orang tua siswa, Cellica memberikan peringatan keras kepada oknum guru di SDN Karawang Kulon II, jika ada yang berani mengancam akan memberikan nilai kecil kepada siswa dengan alasan tidak masuk akal. "PNS harus siap ditugaskan di manapun, karena sepenuhnya merupakan wewenang bupati," tegas dia.
Cellica menambahkan, jika ada anak buahnya yang terbukti buruk dalam bertugas, dia tidak segan bertindak tegas memberikan sanksi, seperti yang terjadi di SDN Karawang Kulon II di bawah kepemimpinan Yeti.
Informasi yang diterima, Yeti diberikan sanksi oleh Bupati Karawang karena terbukti melakukan pungutan liar (pungli) ke orang tua siswa untuk pembangunan mushola di sekolah. Setiap siswa dipungut Rp200 Ribu dengan jumlah siswa seluruhnya sebanyak 1400 orang.
"Bukan hanya kepala sekolah, kepala UPTD, kepala dinas gak bener saya pindahkan. Semua aparat pemerintah yang gak bener dalam pelayanan publik akan saya beri sanksi, agar dapat menjadi contoh, jadi jangan salahkan saya," tutur Cellica.
Cellica mengaku sengaja datang langsung ke SDN Karawang Kulon II karena mendengar ada mobilisasi orang tua siswa untuk membuat petisi menolak kepala sekolah untuk dipindahkan.
Seharusnya, kata Cellica, aksi seperti itu tidak perlu terjadi karena proses mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa terjadi. Apalagi setelah Cellica berdialog dan bertanya langsung kepada orang tua siswa, justru malah setuju jika kepala sekolah dipindahkan.
"Setiap PNS itu harus siap ditugaskan dimanapun, jangan pilih-pilih," tegasnya.
Selain dihadiri orang tua siswa, dalam kesempatan tersebut juga hadir beberapa anggota Komisi D DPRD Karawang. Namun sayangnya, Kepala SDN Karawang Kulon II Yeti justru tidak menampakan batang hidungnya meski Cellica marah besar akibat kejadian tersebut.(nif/rmol/mam/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
