Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Januari 2017 | 18.10 WIB

Belarus Berlakukan Bebas Visa untuk Warga Indonesia

Vladimir Lopato-Zagorsky - Image

Vladimir Lopato-Zagorsky

JawaPos.com – Belarus memberlakukan perjalanan bebas visa selama lima hari untuk WNI yang ingin berkunjung ke sana. Aturan tersebut akan mulai diberlakukan pada 12 Februari mendatang.


Duta Besar Belarus untuk Indonesia Vladimir Lopato-Zagorsky menjelaskan bahwa berdasarkan ketetapan presiden Belarus, warga asing dari 80 negara, termasuk Indonesia, diperkenankan masuk ke Belarus tanpa visa.

”Namun hanya berlaku untuk warga asing yang masuk lewat Minsk International Airport,” kata Zagorsky di kantor Kedutaan Belarus di Jakarta, Kamis (26/1). Dengan adanya aturan bebas visa itu, WNI tidak perlu repot-repot mengurus visa di kedutaan untuk bisa masuk Belarus.

Zagorsky mengatakan bahwa untuk bisa mendapatkan fasilitas bebas visa, warga negara asing hanya perlu menyiapkan paspor, uang yang cukup selama berada di Belarus (minimal EUR 25 untuk setiap hari keberadaan di Belarus), dan asuransi kesehatan yang berlakuk di Belarus.

”Asuransi kesehatan ini bisa langsung dibeli setelah kedatangan di Minsk International Airport,” terang Zagorsky. Zagorsky mengatakan, selama ini, Belarus bukanlah negara tujuan wisata. Biasanya, warga asing yang masuk Belarus hanya menghabiskan 3-5 hari untuk berada di Belarus.

Selanjutnya, mereka akan melanjutkan perjalanan ke negara-negara lainnya. Atas pertimbangan itu juga, Belarus akhirnya memuat aturan bebas visa kepada warga asing hanya untuk lima hari. Jika warga asing yang hendak tinggal lebih dari lima hari, mereka bisa mengurus pembuatan visa atau visa on arrival.

Dengan adanya aturan bebas visa itu, Zagorsky berharap tingkan kunjungan ke Belarus bisa meningkat. Dari yang asalnya hanya mengunjungi negara-negara di sekitar Belarus, sekarang bisa memasukkan Belarus ke dalam daftar kunjungan mereka.

Zagorsky mengatakan, Belarus punya banyak daya tarik. Mulai dari sejarah, arsitektur, kuliner, keramahtamahan warganya, hingga panorama alamnya. ”Belarus adalah tempat budaya Eropa Barat dan Timur bertemu. Dan itu sangat memengaruhi arsitektur dan budaya masyarakat,” terang Zagorsky.

Untuk rute perjalanan ke Belarus, Zagorsky mengatakan ada bebrapa jalur yang bisa ditempuh dari Indonesia menuju Belarus. Dia merekomendasikan untuk transit di Istanbul, Turki, lalu mengambil penerbangan langsung ke Minsk. Menurutnya, dari Istanbul, cukup banyak maskapai yang melakukan penerbangan ke Minsk.

”Bisa juga transit di Abu Dhabi. Dari sana banyak juga maskapai yang terbang ke Minsk. Lewat Eropa juga bisa,” tuturnya. (and/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore