
Ilustrasi
JawaPos.com - Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan. API menyebut Anton gagal menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan di Jabar.
"Buktinya, banyak kericuhan yang terjadi beberapa waktu lalu antara massa GMBI dan FPI," kata Koordinator API Jabar Asep Syaripudin di depan Gedung Sate, Kamis (26/1).
Selain itu, API menilai, Anton membiarkan premanisme berkeliaran bebas dan berusaha mengacak-ngacak situasi Jabar.
"Logikanya bagaimana menjaga keamanan, kalau di depan Mapolda preman beredar, beliau tak bisa melindungi. Ini menunjukan kapasitas beliau yang tidak bisa menjaga kondusivitas Jabar," tuturnya.
Apabila, tuntutan tersebut tidak ditanggapi Polri, pihaknya akan terus melakukan aksi serupa. "Kita akan terus bergerak dan ini menyangkut kondusivitas Jabar. Kalau Jabar bergolak maka akan mengganggu stabilitas nasional juga," ujarnya.
Dia pun mengimbau masyarakat Jabar agar tidak terpancing dengan provokasi dari pihak-pihak yang mencoba mengadu domba antara umat Islam dan budaya sunda.(gun/rmol/mam/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
