
Ilustrasi
JawaPos.com - Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charliyan. API menyebut Anton gagal menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan di Jabar.
"Buktinya, banyak kericuhan yang terjadi beberapa waktu lalu antara massa GMBI dan FPI," kata Koordinator API Jabar Asep Syaripudin di depan Gedung Sate, Kamis (26/1).
Selain itu, API menilai, Anton membiarkan premanisme berkeliaran bebas dan berusaha mengacak-ngacak situasi Jabar.
"Logikanya bagaimana menjaga keamanan, kalau di depan Mapolda preman beredar, beliau tak bisa melindungi. Ini menunjukan kapasitas beliau yang tidak bisa menjaga kondusivitas Jabar," tuturnya.
Apabila, tuntutan tersebut tidak ditanggapi Polri, pihaknya akan terus melakukan aksi serupa. "Kita akan terus bergerak dan ini menyangkut kondusivitas Jabar. Kalau Jabar bergolak maka akan mengganggu stabilitas nasional juga," ujarnya.
Dia pun mengimbau masyarakat Jabar agar tidak terpancing dengan provokasi dari pihak-pihak yang mencoba mengadu domba antara umat Islam dan budaya sunda.(gun/rmol/mam/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
