
Ketua MK Arief Hidayat
JawaPos.com - Patrialis Akbar menambah deretan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang tersangkut kasus suap, setelah sebelumnya Ketua MK Akil Mochtar.
Ketua MK Arief Hidayat berharap tidak ada lagi hakim di lembaga penguji undang-undang (UU) yang tersangkut kasus hukum, khusunya masalah korupsi.
"Semoga Allah melindungi kita semua dan tidak sampai ada yang ketiga kali," ujar Arief di Gedung MK, Kamis (26/1).
Karenanya, Arief beharap semua hakim menjadikan kasus Patrialis Akbar sebagai pelajaran yang berhaga. Sehingga MK bisa menjadi lembaga yang bersih dari kasus korupsi yang diharapkan oleh rakyat Indonesia.
"Saya mohon ini yang terakhir, karena kami juga sangat shock sekali dan berat sekali menerima musibah ini," katanya.
Sekadar informasi, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan Hakim MK Patrialis Akbar terkena OTT oleh lembaga antirasuah.
Informasi dihimpun, Hakim MK Patrialis Akbar ditangkap penyidik KPK setelah menerima suap terkait dengan pembahasan judicial review atau uji materi UU) Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sementara KPK juga berhasil menangkap sepuluh orang dengan barang bukti uang tunai. (cr2/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
