
Hakim MK saat jumpa pers terkait kasus OTT Patrialis Akbar.
JawaPos.com - Ketua Mahkamah Kehormatan (MK) Arief Hidayat mengaku, setiap waktu selalu berpesan kepada jajarannya termasuk para hakim, jangan terlibat kasus hukum apalagi dengan korupsi.
Hal ini dia katakan setelah Hakim MK Patrialis Akbar terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupi (KPK) terkait dugaan kasus judicial review atau uji materi UU Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
"Kita hakim menjalankan mahkamah ini harus disinari oleh sinar Ketuhanan. Kita bertanggung jawab kepada Tuhan selain bertanggung jawab kepada rakyat bangsa dan negara ini," ujar Arief di Gedung MK, Jakarta, Kamis (26/1).
Menurut Arief, dirinya juga sadar dengan konsekuensi menjadi hakim MK, karena sudah pasti diawasi oleh aparat penegak hukum, termasuk lembaga antirasuah. Sehingga harus menjaga nama baik dan citra lembaga penguji UU.
"HP (handphone) kita itu sudah pasti disadap oleh KPK dan itu kita yakin. Kita juga mempersilahkan KPK untuk menyadap," katanya.
Menurut Arief, sistem yang ada saat ini di MK sudah berjalan sangat baik. Karena terus mengingatkan jajarannya dan para hakim tidak terlibat dalam kasus korupsi. Namun bagaimana pun masalah tersebut dikembalikan ke pribadi masing-masing.
"Sangat tergatung pada itegritas dan moralitas kita masing-masing," pungkasnya.
Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan Hakim MK Patrialis Akbar terkena OTT oleh lembaga antirasuah. Informasi dihimpun, Hakim MK Patrialis Akbar ditangkap penyidik KPK setelah menerima suap terkait dengan pembahasan judicial review atau uji materi UU) Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sementara KPK juga berhasil menangkap sepuluh orang dengan barang bukti uang tunai. (cr2/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
