
Upacara adat Biduk Bebandung di Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan merupakan salah satu potensi destinasi wisata di Kalimantan Utara.
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan ‘menyulap’ Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan sebagai destinasi wisata kapal pesiar. Hal ini dimaksudkan untuk memanfaatkan potensi wisata daerah.
Hanya saja, upaya Pemprov Kaltara memaksimalkan pemanfaatan potensi Sungai Kayan yang menjadi legenda di Kabupaten Bulungan tersebut belum dapat dilakukan tahun ini.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Ahmad Hairani mengatakan, kendati tahun ini belum dapat terlaksana. Namun pihaknya telah menyusun master plan (rencana induk) yang nantinya berfungsi sebagai pedoman dan acuan.
“Pemprov juga masih merangkum berbagai pendapat terkait desain kapal supaya lebih bagus dan unik,” jelas pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara ini, dikutip dari Radar Tarakan (Jawa Pos Group), Jumat (27/1).
Hairani menargetkan, apa yang dilakukan pihaknya tersebut bertujuan mengeksplorasi sumber daya alam sebagai target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi provinsi ke-34 ini. “Mudahan 2018 sudah mulai dilaksanakan,” tegas dia.
Kapal pesiar itu, kata dia, tidak hanya diperuntukkan di Sungai Kayan. Tetapi juga akan melintasi laut dan transit di beberapa destinasi wisata lain yang ada di Kaltara. “Makanya perencanaannya harus matang,” tegasnya.
Sejak awal Pemprov Kaltara sudah merencanakan mengembangkan beberapa objek wisata potensial yang ada di Bumi Benuanta-sebutan lain Kaltara. Seperti memanfaatkan riam yang ada di hulu Sungai Kayan, dan di Kabupaten Malinau sebagai olahraga raffting atau Arung Jeram.
Potensi wisata lainnya, Pantai Mangkupadi dan Tanah Kuning, Tanjung Palas Timur. Pantai Amal di Kota Tarakan serta wisata alam di Malinau. “Setidaknya inilah prioritas yang akan kita kembangkan,” urai Hairani.
Dengan kajian yang matang, pengelolaan potensi wisata yang ada bisa lebih dimaksimalkan sehingga memiliki nilai jual. “Baik daerah, nasional bahkan internasional,” harapnya.
Sebagai langkah awal, Hairani mengaku pihaknya akan gencar mempromosikan potensi tersebut keluar Kaltara. Berbagai media juga akan diupayakan sebagai promosi untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Kaltara.
“Bisa dalam bentuk video, foto dokumentasi, dalam berbagai kesempatan baik di sini (Kaltara, red) maupun di luar daerah akan kami publikasi,” pungkasnya. (isl/keg/fab/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
