
Para hakim MK
JawaPos.com - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar ketiban sial. Dia terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, rupanya Patrialis adalah salah satu Hakim MK yang dipilih yang dipilih oleh pemerintah.
Ketua MK Arief Hidayat mengatakan, hakim MK jumlahnya adalah sembilan, di mana tiga pilihan dari pemerintah, tiga dari DPR dan tiga hakim pilihan Mahkamah Agung (MA).
"Kebetulan Pak Patrialis usulan dari pemerintah, masuk di sini (MK) karena usulan pemerintah," ujar Arief di Gedung MK, Jakarta, Kamis (26/1).
Oleh sebab itu, tutur Arief, pemerintah harus mencari hakim pengganti Patrialis, jika nantinya Patrialis terbukti bersalah melakukan suap. Pasalnya mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu merupakan hakim usulan pemerintah. "Maka Presiden berkewajiban mengisi satu kekosongan itu," katanya.
Oleh sebab itu, Arief meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mencari pengganti Patrialis. Mengingat pada Februari nanti akan dilakukan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak. "Maka dengan hormat sangat urgent untuk mengisi kekosongan itu," ungkapnya.
Sekadar informasi, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan Hakim MK Patrialis Akbar terkena OTT oleh lembaga antirasuah.
Informasi dihimpun, Hakim MK Patrialis Akbar ditangkap penyidik KPK setelah menerima suap terkait dengan pembahasan judicial review atau uji materi UU) Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sementara KPK juga berhasil menangkap sepuluh orang dengan barang bukti uang tunai. (cr2/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
