
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat (keempat kanan) didampingi para hakim konstitusi memberikan keterangan pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Hakim Konstitusi Patrialis Akbar di Jakarta, Kamis (26/1).
JawaPos.com - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat mengaku, dia bersama dengan delapan hakim anggota, tidak berkomunikasi dengan Patrialis Akbar, pada hari ini (26/1).
Hal itu dikatakan Arief setelah sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Patrialis Akbar. Dia diduga terjerat kasus suap dalam perkara uji materi dalam Undang-Undang (UU) Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Dia juga sempat mencoba menghubunggi Patrialis saat ada kabar dari media massa ihwal KPK melakukan OTT. Namun, sayang mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu tidak bisa dihubungi.
"Kita hari ini tidak bisa berkomunikasi. Kita hanya bisa menghubungi ajudan beliau, dan ajudan beliau juga tidak ada komunikasi dengan beliau," ujar Arief di Gedung MK, Jakarta, Kamis (26/1).
Menurut Arief, sebelum OTT tersebut dilakukan pada Rabu malam (25/1), para hakim MK sepanjang hari memutus sepuluh putusan sidang. Dan dalam putusan dirinya bersama dengan hakim lain tidak sama sekali berkomunikasi dengan Patrialis.
"Setelah memutus kita kembali ke ruang masing-masing tanpa ada pembicaraan apa-apa lagi. Kita berpisah menjelang Maghrib," katanya.
Oleh sebab itu, mendengar rekannya terkena OTT oleh lembaga antirasuah, Arief bersama tujuh hakim mengaku kaget dan tidak menyanka MK kembali tercoreng karena kasus suap.
"Jadi kita berdelapan tidak menyangka sama sekali," pungkasnya. (cr2/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
