
Kediaman Patrialis Akbar
JawaPos.com - Malam mulai menjelang, namun di kediaman Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar masih sepi. Bahkan lampu penerangan pun tak menyala di sana.
Hakim yang juga mantan menteri itu diketahui terjaring operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu (25/1) malam. Dia dikabarkan tertangkap bersama sepuluh orang lainnya.
Hal tersebut pun telah dibenarkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan Ketua MK Arief Hidayat. Berdasarkan informasi, sejumlah orang juga diamankan ketika operasi tersebut terjadi.
Dengan terjaringnya mantan Menteri Hukum dan Ham era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dalam OTT KPK, hingga malam ini kediaman Patrialis di kawasan Jakarta Timur, tepatnya di Cipinang Muara Jalan Cakra Wijaya V, Jatinegara, Jakarta Timur, tampak sepi.
Dari pantauan JawaPos.com, di rumah mewah yang berpagar dan bertingkat dua itu tidak ada sama sekali aktifitas dari seluruh pemilik rumahnya. Bahkan, untuk lampu penerangan pun tak dinyalakan sama sekali. Sehingga, rumah itu tampak gelap.
Bahkan, tim penyidik KPK belum tampak kehadirannya di lokasi ini. Padahal, ada kabar tim satgas KPK menggeledah rumah tersebut.
Dari pengamatan pagi, siang dan malam hari, kegiatan yang cukup berarti terjadi pada pagi hari, awalnya dimulai dengan keluarnya dua orang yang membawa beberapa tas besar dari dalam rumah Patrialis Akbar. Namun, sayangnya dua orang pria itu enggan berkomentar dan mengkonfirmasi apakah mereka pihak keluarga atau penyidik KPK yang menggeledah rumah itu.
Tak lama berselang kedua orang tadi, dua orang selanjutnya menyusul keluar dari dalam rumah. Kali ini, mereka berjenis kelamin perempuan. Sama seperti dua orang sebelumnya, mereka juga tak mau memberikan komentar apapun kepada awak media.
Mereka lebih memilih mengambil langkah seribu menggunakan satu mobil mewah berwarna hitam. Kuat dugaan, dua perempuan itu merupakan sanak saudara dari Patrialis Akbar.
Patrialis Akbar ternyata tak hanya memiliki satu rumah di Jakarta Timur. Namun, masih ada tiga lagi disekitaran daerah itu. Salah satunya ternyata bangunan yang ada di Jalan Cakra Wijaya VIII juga merupakan milik Patrialis.
Kemudian, melalui penelusuran mencari kediaman lain milik Patrialis. Ternyata benar saja ada dua rumah yang cukup besar di Jalan Cakra Wijaya 1 Blok H, Jakarta Timur kepunyaan dari Patrialis. (elf/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
