
Tentang Prof Achmad Jazidie,
BAGI Prof Achmad Jazidie, menekuni bidang ilmu sistem pengaturan tak hanya berguna dalam penciptaan alat. Melainkan juga bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Khususnya mengatur sebuah organisasi.
Orang-orang di bidang keilmuan tersebut cenderung berpikir secara terstruktur. Mulai input, proses, output, hingga hasil akhir yang sesuai keinginan. Jika hasil akhir belum sesuai, peran kontrol diperlukan. Di sini, analisis dilakukan hingga hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.
Jazidie mencontohkan hal yang paling sederhana. Misalnya, suhu airconditioner (AC) yang diinginkan 23 derajat Celsius. Namun, error bisa berdampak angka menunjuk 23 derajat Celsius dengan rasa lebih dingin. Peran kontrol dalam hal tersebut dibutuhkan untuk mencari penyebab suhu AC tidak sesuai keinginan. Setelah sumber ditemukan, permasalahan bisa diatasi dengan lebih mudah. Begitu pula dalam menentukan suatu kebijakan. Jazidie selalu berpikir sesuai dengan bidang ilmunya. Dia menimbang baik dan buruknya agar hasil yang diperoleh benar-benar sesuai dengan yang harus dicapai. ’’Kita tentu ingin hasil yang terbaik, kan?’’ tuturnya.
Fleksibilitas pemanfaatan teknik sistem pengaturan itulah yang mendasari keputusan Jazidie memilih bidang ilmu tersebut. Sejak diminta memilih satu di antara lima bidang keilmuan teknik elektro, dia memiliki gambaran kegunaan ilmunya di masa depan. Karena itu, kini ilmu tersebut tidak hanya bisa diterapkan di bidang teknik, melainkan juga dalam kehidupan berorganisasi.
Jazidie menyatakan, dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya manusia menggunakan struktur pemikiran yang mirip dengan yang dipelajari di teknik sistem pengaturan. ”Bedanya hanya disadari atau tidak,” ucapnya.
Meski demikian, cara berpikir terstruktur terbukti membantu Jazidie ketika memimpin organisasi. Misalnya, ketika menjabat Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud 2013–2015. Begitu pula ketika menjabat Rektor Unusa saat ini. Bahkan, hal itu berguna ketika dia menjadi komisaris PT Semen Gresik dan anggota BPA Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera. (ant/c16/nda/sep/JPG)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
