Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Januari 2017 | 03.43 WIB

Prof Achmad Jazidie, Pakar Sistem Pengaturan Mahir Atur Organisasi

Tentang Prof Achmad Jazidie, - Image

Tentang Prof Achmad Jazidie,

BAGI Prof Achmad Jazidie, menekuni bidang ilmu sistem pengaturan tak hanya berguna dalam penciptaan alat. Melainkan juga bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Khususnya mengatur sebuah organisasi.


Orang-orang di bidang keilmuan tersebut cenderung berpikir secara terstruktur. Mulai input, proses, output, hingga hasil akhir yang sesuai keinginan. Jika hasil akhir belum sesuai, peran kontrol diperlukan. Di sini, analisis dilakukan hingga hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.


Jazidie mencontohkan hal yang paling sederhana. Misalnya, suhu airconditioner (AC) yang diinginkan 23 derajat Celsius. Namun, error bisa berdampak angka menunjuk 23 derajat Celsius dengan rasa lebih dingin. Peran kontrol dalam hal tersebut dibutuhkan untuk mencari penyebab suhu AC tidak sesuai keinginan. Setelah sumber ditemukan, permasalahan bisa diatasi dengan lebih mudah. Begitu pula dalam menentukan suatu kebijakan. Jazidie selalu berpikir sesuai dengan bidang ilmunya. Dia menimbang baik dan buruknya agar hasil yang diperoleh benar-benar sesuai dengan yang harus dicapai. ’’Kita tentu ingin hasil yang terbaik, kan?’’ tuturnya.


Fleksibilitas pemanfaatan teknik sistem pengaturan itulah yang mendasari keputusan Jazidie memilih bidang ilmu tersebut. Sejak diminta memilih satu di antara lima bidang keilmuan teknik elektro, dia memiliki gambaran kegunaan ilmunya di masa depan. Karena itu, kini ilmu tersebut tidak hanya bisa diterapkan di bidang teknik, melainkan juga dalam kehidupan berorganisasi.


Jazidie menyatakan, dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya manusia menggunakan struktur pemikiran yang mirip dengan yang dipelajari di teknik sistem pengaturan. ”Bedanya hanya disadari atau tidak,” ucapnya.



Meski demikian, cara berpikir terstruktur terbukti membantu Jazidie ketika memimpin organisasi. Misalnya, ketika menjabat Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud 2013–2015. Begitu pula ketika menjabat Rektor Unusa saat ini. Bahkan, hal itu berguna ketika dia menjadi komisaris PT Semen Gresik dan anggota BPA Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera. (ant/c16/nda/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore