
Ilustrasi
JawaPos.com - Para ibu rumah tangga sering menggunakan minyak goreng berkali-kali meski sudah berubah warna. Kalau maksdunya ingin menghemat, justru hal itu bisa menguras kantong jika keluarga terkena penyakit akibat dampak bahayanya.
Sekretaris Komite Nasional Gizi dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc., Sp.GK mengatakan, minyak yang sudah berubah warna, sudah tidak baik untuk menggoreng masakan. Hal itu bisa menjadi penyebab penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
"Jadi minyak yang sudah berubah warna, minyaknya sudah rusak dan jangan dipakai. Penyakit tidak menular disebabkan minyak yang tidak layak ini, saat ini banyak diderita ekonomi lemah Kalau dahulu orang ekonomi berada," katanya dalam keterangan tertulis SunCo kepada wartawan dalam simposium yang bertajuk "Masakan Rumah The Silent Killer", Kamis (26/1).
Karena itu, lanjut Tirta, pentingnya pengetahuan ibu rumah tangga harus ditingkatkan untuk mengetahui bagaimana cara memakai minyak yang benar. Kelebihan lemak akan menyebabkan obesitas dan penyakit degeneratif, seperti kanker, penumpukan lemak di hati, dan yang paling populer yaitu jantung koroner.
"Jadi kandungan lemak yang masuk ke dalam tubuh harus dijaga betul, menggunakan minyak goreng baik yang dikit nempel di makanan sangat baik untuk makanan yang digoreng," katanya.
Masyarakat harus memilih minyak goreng yang baik sebab minyak goreng itu salah satu sumber lemak. Minyak goreng berkualitas berwarna bening. Perubahan warna pada minyak goreng adalah salah satu tanda minyak mulai mengalami kerusakan atau oksidasi.
Menghindari penggunaan minyak goring yang sudah rusak dapat membantu menghindari resiko penyakit kanker.
Minyak goreng yang lebih encer membuat minyak yang menempel di makanan menjadi lebih sedikit, otomatis lebih sedikit juga minyak yang terkonsumsi. (cr1/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
