
ASAH KEMAMPUAN: Siswa-siswi SMA Darul Islam mengikuti uji coba (tryout) unas berbasis komputer Rabu (25/1) di sekolah, Jalan Setia Budi, Gresik.
JawaPos.com – Sekolah-sekolah berinisiatif melakukan tryout mandiri. Menjelang ujian nasional (unas) SMA/MA/SMK pada April mendatang, sekolah-sekolah masih menunggu kepastian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sisa waktu terbatas.
Salah satu sekolah yang telah menggenjot persiapan adalah SMA Darul Islam di Jalan Setia Budi. Tryout mandiri dilakukan sejak Selasa (24/1). Para siswa berlatih mengerjakan soal secara online untuk persiapan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Bahan tryout mengacu pada standar kompetensi lulusan (SKL). ’’Tryout ini inisiatif sekolah,’’ kata Kepala SMA Darul Islam Abdul Abbas, Rabu (25/1).
Tryout itu dilakukan di luar jadwal resmi Kemendikbud atau Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim. Sekolah sendiri yang mengupayakan master soal. SMA Darul Islam membeli master soal di toko-toko buku. Per mata pelajaran (mapel) terdiri atas lima bentuk soal. Dipastikan, tidak terjadi kesamaan soal antarsiswa. ’’Pemerintah belum menjadwalkan tryout sama sekali,’’ ujar Abbas.
Kemendikbud menjadwalkan simulasi UNBK. Untuk jenjang SMK, misalnya, simulasi dilaksanakan pada 13–14 Februari. Simulasi SMA/MA diselenggarakan pada 20–21 Februari. ’’Padahal, tahun lalu tryout diadakan pusat dan daerah,’’ ungkap Kepala SMAN 1 Kebomas Nurus Shobah.
Kepala Cabang Dispendik Jatim Wilayah Gresik Puji Hastuti menjelaskan, PSO Unas 2017 sudah turun. PSO dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). ’’Sosialisasi kami jadwalkan besok (Kamis, Red),’’ jelas Puji.
Di bagian lain, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik melakukan persiapan unas SMP/MTs. Pada hari itu dispendik mengumpulkan seluruh proctor SMP/MTs. Tujuannya, mengidentifikasi sekolah-sekolah peserta UNBK maupun ujian berbasis kertas. Sekolah diminta memasukkan data ke www.ubk.kemdikbud.go.id. Data terdiri atas kelengkapan identitas sekolah serta kondisi sarana-prasarana. Mulai jumlah calon peserta unas hingga kesiapan komputer dan server. ’’Pendataan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi lembaga. Juga bertujuan mengetahui jumlah DNS peserta unas SMP/MTs,’’ papar Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Nur Maslichah. (mar/c14/roz/sep/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
