Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Januari 2017 | 01.48 WIB

Tryout SMA Tak Tunggu Kemendikbud

ASAH KEMAMPUAN: Siswa-siswi SMA Darul Islam mengikuti uji coba (tryout) unas berbasis komputer Rabu (25/1) di sekolah, Jalan Setia Budi, Gresik. - Image

ASAH KEMAMPUAN: Siswa-siswi SMA Darul Islam mengikuti uji coba (tryout) unas berbasis komputer Rabu (25/1) di sekolah, Jalan Setia Budi, Gresik.

JawaPos.com – Sekolah-sekolah berinisiatif melakukan tryout mandiri. Menjelang ujian nasional (unas) SMA/MA/SMK pada April mendatang, sekolah-sekolah masih menunggu kepastian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sisa waktu terbatas.


Salah satu sekolah yang telah menggenjot persiapan adalah SMA Darul Islam di Jalan Setia Budi. Tryout mandiri dilakukan sejak Selasa (24/1). Para siswa berlatih mengerjakan soal secara online untuk persiapan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Bahan tryout mengacu pada standar kompetensi lulusan (SKL). ’’Tryout ini inisiatif sekolah,’’ kata Kepala SMA Darul Islam Abdul Abbas, Rabu (25/1).


Tryout itu dilakukan di luar jadwal resmi Kemendikbud atau Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim. Sekolah sendiri yang mengupayakan master soal. SMA Darul Islam membeli master soal di toko-toko buku. Per mata pelajaran (mapel) terdiri atas lima bentuk soal. Dipastikan, tidak terjadi kesamaan soal antarsiswa. ’’Pemerintah belum menjadwalkan tryout sama sekali,’’ ujar Abbas.


Kemendikbud menjadwalkan simulasi UNBK. Untuk jenjang SMK, misalnya, simulasi dilaksanakan pada 13–14 Februari. Simulasi SMA/MA diselenggarakan pada 20–21 Februari. ’’Padahal, tahun lalu tryout diadakan pusat dan daerah,’’ ungkap Kepala SMAN 1 Kebomas Nurus Shobah.


Kepala Cabang Dispendik Jatim Wilayah Gresik Puji Hastuti menjelaskan, PSO Unas 2017 sudah turun. PSO dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). ’’Sosialisasi kami jadwalkan besok (Kamis, Red),’’ jelas Puji.



Di bagian lain, Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik melakukan persiapan unas SMP/MTs. Pada hari itu dispendik mengumpulkan seluruh proctor SMP/MTs. Tujuannya, mengidentifikasi sekolah-sekolah peserta UNBK maupun ujian berbasis kertas. Sekolah diminta memasukkan data ke www.ubk.kemdikbud.go.id. Data terdiri atas kelengkapan identitas sekolah serta kondisi sarana-prasarana. Mulai jumlah calon peserta unas hingga kesiapan komputer dan server. ’’Pendataan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi lembaga. Juga bertujuan mengetahui jumlah DNS peserta unas SMP/MTs,’’ papar Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Nur Maslichah. (mar/c14/roz/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore