
Olly Dondokambey usai diperiksa di Gedung KPK
JawaPos.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey membantah tudingan mantan Anggota DPR RI M Nazaruddin terkait dugaan penerimaan uang sebesar USD 1 juta dalam proyek pengadaan e-KTP tahun 2011-2012. Bendahara umum PDI Perjuangan itu menilai tudingan Nazaruddin itu sebagai kebohongan belaka.
Hal itu disampaikan Olly usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi e-KTP, Kamis (26/1). Olly keluar gedung KPK sekitar pukul 16.15 WIB. "Bohong, lah. Kalian lebih tahu. Enggak benar," kata Olly di depan gedung KPK.
Olly mengklaim tidak adanya kesepakatan di Banggar untuk meloloskan proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun. Olly menyebut, usulan mengenai besaran anggaran proyek e-KTP berasal dari pemerintah. "Enggak ada (kesepakatan di Banggar). Itu usulan pemerintah semua," ujar dia.
Olly menyatakan, tidak ada alasan bagi Banggar untuk menolak atau menyetujui proyek e-KTP. Menurut dia, Banggar bertugas untuk menyusun UU APBN, bukan hanya proyek e-KTP.
"Enggak ada alasan Banggar. Banggar mau buat UU APBN bukan menyetujui e-KTP. Nggak ada (pembahasan anggaran proyek e-KTP). Banggar bukan bahas itu, tapi bahas APBN," tegasnya.
Sebelumnya, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin sempat menyebut sejumlah nama yang terlibat dalam kasus e-KTP. Dalam dokumen yang dibawa Elza Syarief, pengacara Nazaruddin, para pimpinan Banggar DPR disebut turut menerima aliran uang.
Melchias Marcus Mekeng menerima USD 500 ribu, Olly Dondokambey USD 1 juta, dan Mirwan Amir USD 500 ribu. KPK baru menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.
Yakni Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Irman. (put/jpg)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
