
Gangguan Distribusi Air PDAM
JawaPos.com – Ribuan pelanggan PDAM Gresik menjerit. Sepekan ini, suplai air ke rumah mereka tidak stabil. Sebentar mengalir, lalu berhenti. Bahkan, sebagian pelanggan sama sekali tidak dialiri air bersih dari PDAM. Air mampet total.
Sunardi, warga Desa Randuagung, mengakui bahwa aliran air di rumahnya bermasalah sejak Senin (23/1). ”Sempat tidak mengalir, lalu nyala sebentar. Sejak tadi pagi (Rabu 25/1, Red) mati lagi,” katanya.
Hal serupa dialami warga di wilayah Kebomas dan sekitarnya. Aliran PDAM berhenti total. Pelanggan di sejumlah wilayah tengah kota juga mengalami penurunan suplai air. Tidak seperti hari biasa.
Untuk pelanggan di wilayah dataran tinggi seperti Cerme, Duduksampeyan, sebagian Kebomas, dan Manyar, air mampet total. Sebaliknya, untuk wilayah rendah seperti sebagian tengah kota dan Manyar, air tetap mengalir. Namun, debitnya turun drastis.
Mengapa hal itu terjadi? PDAM menyatakan, aliran air macet gara-gara kebocoran jaringan pipa distribusi di wilayah Karangandong, Kecamatan Driyorejo. ”Akibatnya, PDAM terpaksa menghentikan aliran sebagian air produksi kami,” ujar Direktur Utama (Dirut) PDAM Gresik Muhammad, Rabu (25/1).
Pipa distribusi jebol, lanjut dia, akibat sering padamnya aliran listrik di instalasi produksi air. Akibatnya, ada tekanan balik di reservoir di Banyuurip (Kedamean). ”Tekanan itulah yang membuat pipa kami tidak kuat,” jelasnya.
Saat ini PDAM membenahi kerusakan jaringan distribusi tersebut. Hanya, perbaikannya cukup sulit. Dibutuhkan waktu yang cukup banyak agar pipa distribusi itu bisa kembali berfungsi. Berapa lama? Muhammad tidak bisa memastikan.
PDAM terpaksa menghentikan aliran air bersih dengan kapasitas 200 liter per detik. Imbasnya, wilayah-wilayah distribusi dari jalur Banyuurip mengalami pengurangan debit.
Problem kerusakan jaringan distribusi PDAM terjadi berkali-kali. Padahal, anggaran untuk pembenahan jaringan penambahan pelanggan dikucurkan setiap tahun.
Bahkan, pada 2016, PDAM mendapatkan penyertaan modal non-kas daerah Rp 19 miliar. Bentuknya berupa penghapusan utang kepada pemerintah pusat. Utang itu digunakan untuk pengembangan jaringan kepada pelanggan. (ris/c16/roz/sep/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
