
Dua pemain asing Pusamania Borneo FC, Dirkir Khon Glay dan Emile Linkers, bersama Nabil Husein. Keduanya hanya untuk Piala Presiden 2017
JawaPos.com - Pusamania Borneo FC (PBFC) melakukan langkah mengejutkan dan mungkin tak dilakukan tim lain. Tampil di Piala Presiden 2017, Pesut Etam - julukan PBFC, menurunkan tim khusus. Ya, Pesut Etam akan tampil dengan materi berbeda dari komposisi tim untuk Liga 1 2017.
Tak hanya materi pemain, di sektor pelatih pun Pesut Etam di Piala Presiden 2017 tak ditukangi Dragan Djukanovic. Kendali tim diberikan kepada Direktur Pemain Muda, Ricky Nelson.
Kepastian itu disampaikan oleh Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin, pada Kamis (26/1) sore di Kantor Nahusam Pratama Indonesia, Komplek Stadion Segiri Samarinda. "Iya benar, kita turunkan tim yang berbeda untuk Piala Presiden 2017. Pastinya jelas kekuatan tim tetap yang terbaik," sebutnya seperti dilansir laman resmi klub.
Nabil lantas membeberkan alasan tak menurunkan tim besutan Djukanovic untuk Piala Presiden 2017. Menurutnya, saat ini Ponaryo Astaman cs dalam tahap persiapan serius, sehingga jika dipaksa turun di Piala Presiden dikhawatirkan akan menganggu program yang telah disusun.
"Biarkan Coach Djukanovic dan tim fokus persiapan. Mereka juga rencananya bakal TC di Singapura awal bulan mendatang. Yang jelas untuk Piala Presiden, kami juga tidak sekadar ingin meramaikan. Makanya kami membentuk tim kualitas mumpuni juga," pungkasnya.
Untuk legiun asing di Piala Presiden 2017, Pesut Etam memainkan Emile Linkers dan Dirkir Khon Glay. Keduanya hanya untuk memperkuat tim di Piala Predisen 2017. (epr/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
