
Ilistrasi
JawaPos.com - Sejumlah petugas yang berjaga di tahanan Direktorat Narkoba Bareskrim Polri tengah menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Pasalnya, mereka diduga lalai terkait kaburnya tujuh tahanan narkoba beberapa waktu lalu.
"Kami akan mintai pertanggungjawaban," kata Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto di kompleks STIK- PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/1).
Menurut Ari, selain diduga karena ada kelalaian anggota, Ari juga menyebut kaburnya tahanan disebabkan konstruksi bangunan rutan Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri sudah cukup tua, sehingga mudah dijebol. "Memang kalau dilihat dari bangunan, sudah cukup tua," ucap Ari.
Diketahui, tahanan Bareskrim untuk kasus narkoba itu berada di gedung lama yang berlokasi di Cawang, Jakarta Timur. Kasus kaburnya tahanan ini juga bukan kali pertama terjadi. (elf/JPG)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
