
Ilistrasi
JawaPos.com - Sejumlah petugas yang berjaga di tahanan Direktorat Narkoba Bareskrim Polri tengah menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Pasalnya, mereka diduga lalai terkait kaburnya tujuh tahanan narkoba beberapa waktu lalu.
"Kami akan mintai pertanggungjawaban," kata Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto di kompleks STIK- PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/1).
Menurut Ari, selain diduga karena ada kelalaian anggota, Ari juga menyebut kaburnya tahanan disebabkan konstruksi bangunan rutan Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri sudah cukup tua, sehingga mudah dijebol. "Memang kalau dilihat dari bangunan, sudah cukup tua," ucap Ari.
Diketahui, tahanan Bareskrim untuk kasus narkoba itu berada di gedung lama yang berlokasi di Cawang, Jakarta Timur. Kasus kaburnya tahanan ini juga bukan kali pertama terjadi. (elf/JPG)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
