Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 22.02 WIB

OTT Patrialis Akbar Bentuk "Bersih-bersih" Orang SBY?

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Banyak yang menganggap ditangkap tangannya Hakim MK Patrialis Akbar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap sebagai bentuk "bersih-bersih" pembantu Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 


Namun menurut Pengamat Politik dari Formappi, Lucius Karus, penangkapan itu masih murni merupakan hasil kerja KPK semata tanpa ada desain politik, apalagi untuk memuaskan Presiden Joko Widodo.


Dia menilai, operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah menteri SBY itu hanya sebuah kebetulan. "Jika yang ditangkap adalah orang dekat SBY, atau orang yang direkomendasikan SBY saat menerima jabatan, maka itu hanya kebetulan," ujarnya melalui pesan singkat kepada JawaPos.com, Kamis (26/1).


Ya sebelumnya, Menteri Kesehatan era SBY, Siti Fadila Supari digarap KPK. Dia didugaan melakukan korupsi pengadaan alkes untuk kebutuhan antisipasi kejadian luar biasa masalah kesehatan akibat bencana di Pusat Masalah Kesehatan Depkes tahun 2005. Siti juga dugaan terlibat suap terkait pengadaan alat kesehatan kebutuhan pusat penanggulanan krisis Kemkes dari dana DIPA 2007. 


Kata Lucius, cukup untuk diketahui sebagai latar belakang saja, jika memang target OTT misalnya merupakan orang yang menerima jabatan berkat dukungan politik misalnya dari SBY. "Kebetulan memang orang-orang itu selama mengemban jabatan malah menyimpang dengan melakukan korupsi," tuturnya.



Karenanya, penangkapan Patrialis jangan dianggap sebagai kerja politik apalagi dengan dikotomi rezim yang berkuasa dan yang pernah berkuasa. "Itu akan membiaskan kemandiran KPK dalam melakukan penegakan hukum," pungkas Lucius. (dna/JPG)


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore