
ILUSTRASI
JawaPos.com - Komisi Yudisial (KY) merspon terkait ditangkapnya Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Juru Bicara KY, Farid Wajdi mengatakan, atas peristiwa tersebut KY merasa prihatin dan sangat menyayangkan. Pasalnya di tengah usaha banyak pihak dalam membenahi dunia peradilan, integritas, namun profesi hakim kembali tercoreng.
"Lagi-lagi akibat perbuatan tidak patut yang dilakukan segelintir oknum," ujar Farid dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (26/1). Peristiwa tutur Farid, harus menjadi pelajaran dan masukan evaluasi bagi semua pihak. Karena kejadian ini bukan yang pertama.
Oleh sebab itu, ada hal mendasar yang harus diperbaiki dalam praktik penyelenggaraan peradilan, di mana kekuasaan yang tanpa kontrol berpotensi untuk menjadi penyelewengan, tidak terkecuali pada ranah yudikatif.
Melalui momentum ini KY juga menyerukan kepada seluruh pihak untuk kembali mendengarkan suara publik dan apa yang disuarakan oleh masyarakat. Karena reformasi sebenarnya adalah perbaikan yang telah menyentuh masalah dasar, yaitu Integritas. "Selain integritas sendiri merupakan kewajiban, juga pada dasarnya pengawasan tidak tidur dan terus berjalan dalam berbagai bentuk," katanya.
Terakhir, KY mengajak kepada seluruh pihak untuk kembali melihat arah reformasi peradilan kita, dengan merujuk pada seluruh peristiwa yang belakangan terjadi. "Tidak kah ada sesuatu yang patut dikoreksi? Tidak untuk tujuan apapun kecuali demi peradilan yang lebih bersih," pungkasnya. (cr2/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
