
KETAKUTAN: Devan (tengah), korban perampasan sepeda motor oleh debt collector, didampingi dua temannya di Polres Situbondo.
JawaPos.com- Satuan Sabhara Polres Situbondo mengamankan empat debt collector (penagih utang) di pertigaan Kecamatan Panji, Situbondo, Rabu (25/1). Mereka diduga merampas sepeda motor milik siswa SMKN di Kecamatan Kendit, depan Masjid Al Abror, Situbondo.
Salah seorang yang diamankan itu bernama Uzi, warga Desa/Kecamatan Mangaran, Situbondo. Sepeda motor yang dirampas adalah milik Devan Legiansyah, 16, pelajar asal Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo
Perampasan itu bermula saat Devan memarkir sepeda motor Honda Beat di Jalan Raya KHR As’ad Syamsul Airifin, tepatnya di depan Masjid Al Abror. Sekitar pukul 12.30, dia turun dari sepeda untuk bermain ke Alun-Alun Situbondo.
Nah, saat Devan membuka sadel sepeda motornya, tiba-tiba kawanan debt collector datang menghampiri. Devan mengungkapkan, kunci sepeda untuk membuka sadel langsung diambil salah seorang pelaku. Mengetahui itu, dia sempat bingung karena tidak mengira akan ada orang yang mengambil sepeda motor milik orang tuanya tersebut.
Tidak lama kemudian, kawanan debt collector tersebut menanyakan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNKB). Devan yang hanya seorang diri sangat takut sehingga menyerahkan STNKB yang ditaruh di bawah sadel motor.
Setelah mendapat STNKB, kawanan debtcollector mengeceknya di buku. Mereka selanjutnya membawa Honda Beat itu ke arah timur.
Devan diminta menandatangani sebuah surat. Devan yang bingung pun mondar-mandir di depan polres.
Perasaan bingung Devan itu akhirnya diketahui Ipda Suwono, kepala jaga Polres Situbondo. Devan kemudian dipanggil. Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa sepeda motornya telah dirampas sekitar delapan orang di depan masjid. Dia pun kemudian mengabari dua temannya dan orang tuanya.
’’Melihat wajah anak itu bingung, langsung saya panggil. Ternyata, dia menjelaskan bahwa sepeda motornya baru saja dirampas pria bertato dan tujuh orang lain. Begitu mendapat keterangan dan ciri-ciri pelaku dari korban, kami langsung mengejar dan mengamankan empat debt collector,’’ kata Suwono.
Sementara itu, kepada wartawan Jawa Pos Radar Situbondo, Devan mengungkapkan, dirinya mengira delapan pria yang membawa sepedanya itu adalah perampok. ’’Sebab, kunci sepeda langsung dirampas dan tanya STNK. Saya dibonceng ke timur dan disuruh tanda tangan di suatu tempat. Saya tidak kenal siapa mereka,’’ ujarnya.
Devan menjelaskan, Honda Beat yang dia bawa itu baru dibeli orang tuanya sekitar lima hari lalu. Dia pun tidak tahu apakah sepeda motor tersebut masuk kategori kredit macet atau tidak.
’’Yang saya tahu, sepeda motor itu dibeli bapak saya secara cash. STNK ada, tetapi BPKB-nya tidak ada. Tapi, itu sudah dibeli kontan,’’ tegasnya.
Kini Devan dan dua temannya berada di SPKT Polres Situbondo untuk menunggu orang tuanya. Kasus dugaan perampasan tersebut rencananya langsung dilaporkan kepada polisi oleh Devan atau orang tuanya.
’’Saya masih menunggu bapak saya,’’ ujar Devan dengan nada gemetar.
Di tempat terpisah, Uzi, pria yang diamankan polisi, mengaku tidak melakukan perampasan. Dia mengaku mengamankan kendaraan yang masih mempunyai tanggungan kepada leasing.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
