
Ilustrasi
JawaPos.com- Berniat masuk universitas ternama dengan mudah, Ramadhan Yudha Pratama, 18, asal Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kediri malah rugi ratusan juta rupiah. Itu terjadi karena Yudha menjadi korban penipuan yang dilakukan Dian Tjahjono, 54, warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Trenggalek.
Merasa dirugikan, Yudha melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kediri Kota. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menerangkan, penipuan itu bermula Senin siang (11/7) tahun lalu. Sekitar pukul 12.30 Yudha didatangi Kuncoro, temannya, yang memperkenalkan Dian.
Saat itu Dian mengatakan bisa memasukkan Yudha ke Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya Malang dengan mudah. Syaratnya, Yudha harus setor Rp 200 juta. ’’Karena tertarik, korban menyetujuinya,’’ terang Kasubbaghumas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar.
Yudha menyerahkan uang tersebut kepada Dian dengan cara mencicil. Siang itu dia menyerahkan Rp 90 juta. Lalu, keesokan harinya dia setor Rp 85 juta.
Sepuluh hari kemudian Yudha setor Rp 25 juta kepada Dian. Total uang yang diserahkan Yudha kepada Dian untuk kuliah di kampus impiannya tersebut Rp 200 juta. ’’Setelah memberikan uang ratusan juta rupiah, korban ikut seleksi di Malang,’’ ungkap polisi berpangkat balok tiga di pundak itu.
Setelah membayar ratusan juta rupiah, Yudha yakin diterima. Namun, saat melihat pengumuman, Yudha sangat kecewa. Namanya tidak masuk calon mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi negeri di Kota Malang tersebut. Karena itu, Yudha menghubungi Dian untuk meminta kembali uangnya. Namun, Dian tidak mengembalikan uang tersebut.
Akhirnya Yudha melaporkan kasus tersebut kepada polisi. ’’Telah kami terima laporannya, langsung kami tindak lanjuti,’’ terang polisi asal Kecamatan Badas itu.
Hingga kemarin siang, polisi menyelidiki kasus dugaan penipuan itu. Selain telah menanyai beberapa saksi, polisi segera memanggil Dian.
Bukan hanya itu. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa lembar printout transfer dari bank, selembar surat pernyataan, dan lembar rekening koran. ’’Kasus ini terus kami dalami,’’ tegas Anwar. (fiz/dea/c4/end)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022