
Hakim MK Patrialis Akbar
JawaPos.com - Sejak lulus sekolah tingkap atas, Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar bercita-cita untuk menjadi penegak hukum. Keinginan anak veteran, Letda (Purn) H. Ali Akbar itu sangat kuat hingga akhirnya memberanikan diri merantau ke Jakarta untuk menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1977.
Berdasarkan cerita profile yang ditulis di situs resmi MK, mahkamahkonstitusi.go.id, diceritakan saat itu Patrilis bermodalkan surat keterangan seorang anak veteran dan dibantu kakak perempuannya, Syarlinawati, Patrialis terbang ke Jakarta.
Dengan surat tersebut, dia berharap memperoleh pendidikan lebih mengenai hukum di universitas ternama itu.
Namun sesampainya di Universitas Indonesia, dia mendapatkan perlakuan menyedihkan. Modal surat keterangan anak veteran itu dibuang ke tempat sampah oleh seorang pegawai di ruang tata usaha.
Patrialis kala itu hanya terheran-heran dan sedih. Namun hal itu tak lantas membuatnya putus asa. Atas saran dari kakaknya, ia pun mendaftar di Universitas Muhammadiyah Jakarta.
"Saat itu, sebagai seorang pemuda, saya merasa heran dan merasa sedih. Hal itu terjadi pada tahun 1977. Saya anak dari kampung dan baru datang ke Jakarta, lalu mendapat perlakuan seperti itu, namun saya tidak berputus asa," ujarnya seperti dikutip dalam laman web Mahkamah Konstitusi.
Di kampus itu, nasibnya mulai membaik. Dia mendapat kesempatan untuk menjadi pengajar di universitas tersebut. Salah seorang dosen pembimbing skripsinya, Purnadi Purwotjoroko, menawarkannya untuk menjadi staf pengajar. Melihat kesempatan tersebut, Patrialis tidak menyia-nyiakannya.
"Saya langsung menjadi asisten dosen filsafat hukum di Ilmu Filsafat Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta. Di situlah saya menggali ilmu," paparnya.
Hingga pada akhirnya, pria berdarah Minang ini mengucap sumpah jabatannya sebagai hakim konstitusi dengan masa jabatan 2013- 2018 pada Selasa (13/8) di Istana Negara, Jakarta. (dna/JPG)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
