
Ilustrasi
JawaPos.com - ABA atau Agu harus berurusan dengan polisi. Dia dituduh menculik Cinta bocah 8 tahun, yang tak lain anak dari pacarnya, Mas. Cinta diasuh oleh mantan suami Mas bernama Acam. Bahkan, Mas yang masih buron diduga sebagai otaknya penculikan itu.
Pelaku mengaku, memperlakukan Cinta dengan baik selama dalam tawanannya. Saat diamankan, kondisi Cinta terlihat santai dan tak terlihat seperti korban penculikan. Kepada Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group), pelaku yang mengaku pacar ibu korban itu mengatakan saat di Bandung maupun di Kota Tasikmalaya, Cinta terus diasuh dengan baik.
“Tanya saja sama anaknya bagaimana sikap saya,” ungkapnya di Mapolsek Indihiang kemarin (25/1). Supaya tidak merasa bosan dan uring-uringan, korban terus diajak main dan jalan-jalan. Para penculik pun memberikan apa yang korban inginkan.
Selain menjaga amanat ibunya, hal itu juga supaya tidak menimbulkan kecurigaan orang-orang di sekitarnya “Setiap hari juga komunikasi dengan ibunya,” terangnya.
Sementara itu, NK, mengaku dipaksa Agu untuk terlibat dalam kasus penculikan itu. Agu meyakinkan dia bahwa penculikan itu merupakan skenario saja supaya mendapatkan uang. “Tadinya saya nggak mau tapi dipaksa terus,” kaa perempuan asal Lewidahu Kaler, Parakannyasag itu di kantor polisi.
Kapolsek Indihiang Kompol Tri Sumarsono menjelaskan kondisi Cinta secara fisik dan mental tidak mengalami masalah. Polwan disipakan untuk menjaga korban selama dalam pengawasan Polsek Indihiang. “Karena kita juga tidak juga harus menjaga supaya psikologisnya tidak terganggu,” katanya.
Pantauan Radar, selama di Mapolsek Indihiang, Cinta terlihat anteng. Anak 8 tahun itu memainkan tablet di tangan. Saat ditanya Kapolsek, Cinta hanya mengangguk seakan fokus dengan film yang dia tonton. “Nonton film kartun ya,” tanya Kapolsek yang dijawab dengan anggukan Cinta.
Kemarin, Cinta sudah bertemu kembali dengan ayahnya, Acam. Pertemuan keduanya tidak dihiasi tangis karena kepolisian mengingatkan supaya Cinta tidak merasa kaget. Mereka pun kembali ke Karawang. Informasi yang dihimpun, sampai tadi malam, Mas, ibu kandung korban sudah diamankan Polres Karawang. Dia diduga otak penculikan anaknya itu. (rga/yuz/JPG)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
