Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 13.58 WIB

Korban Tewas Kapal Pembawa TKI Ilegal Jadi 16 Orang

Empat mayat TKI terdampar di pantai Tanjung Leman Mersing Johor  atau sekitar 90 Km dari Johor Baru Malaysia akibat kapal yang ditumpangi tenggelam, Senin (23/1). - Image

Empat mayat TKI terdampar di pantai Tanjung Leman Mersing Johor atau sekitar 90 Km dari Johor Baru Malaysia akibat kapal yang ditumpangi tenggelam, Senin (23/1).

JawaPos.com - Jumlah korban tewas atas tenggelamnya kapal pengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal Tanjung Leman, Mersing, Johor Malaysia mencapai 16 orang. Selain itu tim SAR Malaysia juga telah mengavakuasidua korban selamat lainnya.


Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan mengatakan, dari data yang diperoleh pihaknya hingga hari ketiga pencarian, jumlah  korban meninggal yang ditemukan mencapai 16 orang. Terdiri dari 9 orang pria dan 7 wanita.


"Korban selamat dua orang, satu wanita dan satu orang pria. Mereka pun masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit di Johor," ujar Irawan yang dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Kamis (26/1).


Dikatakan Irawan, berdasarkan informasi dan data yang dihimpun tim WFQR dengan berkoordinasi dengan unsur terkait di Malaysia, jumlah keseluruhan penumpang di kapal yang karam tersebut berjumlah 40 orang. "Dua korban yang ditemukan hari ini (kemarin) berjenis kelamin laki-laki. Jenazahnya ditemukan tim SAR di perairan karamnya speed tersebut," sambungnya.


Sedangkan pencarian hari ini, jelas Irawan, dilakukan oleh APMM Malaysia, unsur Pengawal 32 dan 43 serta Tujuh personel FOB. Sedangkan unsur dari instansi terkait lainnya tidak ada. "Pencarian masih dilakukan disepanjang pantai lokasi kejadian dengan seluas 5 Nautical Mile (NM). Untuk korban selamat dua orang itu satu pria WN Malaysia  atas nama Zainal Abidin, 28, dan satu orang wanita Helmi, 20, asal Indonesia," jelas Irawan.


Sebelumnya, Irawan menerangkan, dari insiden tersebut diduga masih ada korban selamat dan diduga melarikan diri ke dalam hutan dan masih dalam pencarian pihak Kepolisian Mersing, Malaysia.


"Sedangkan tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang, diterjunkan untuk melakukan koordinasi dan pengumpulan data serta informasi mengenai perkembangan dari insiden tersebut,"ucap Irawan. (ias/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore