
Ilustrasi
JawaPos.com - Bila selama ini pembobolan uang di anjungan tunai mandiri (ATM) kerap menyasar uang milik orang lain, kini pelaku malah menggunakan kartu ATM sendiri. Sasarannya bukan nasabah lain, melainkan pihak perbankan. Pasalnya mereka membobol dengan menggunakan kartu debit sendiri, tapi transaksi mereka tidak tercatat di perbankan.
Buntut dari aksinya itu, dua pelaku Nopiliansyah (28) dan Mudri (40), warga Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung akhirnya berhasil diringkus aparat kepolisian dari Polresta Bandarlampung, Senin (22/1) lalu.
Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, kedua tersangka sudah puluhan kali beraksi. Hasilnya, mereka mendapatkan uang hingga ratusan juta. "Ini merupakan modus baru. Tersangka menggunakan ATM-nya sendiri,” kata Murbani seperti yang dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Kamis (26/1).
Dilanjutkan Murbani, pelaku dalam aksinya mengambil uang tabungannya melalui ATM. Saat uang dari mesin keluar, mereka mengganjal ATM dengan gunting. Hal itu menyebabkan transaksi tidak tercatat. "Dengan cara ini, uang di tabungan tersangka tetap utuh,” sebut dia.
Aksi tersangka terbongkar setelah pihak Polresta Bandarlampung mendapat laporan dari sebuah bank dengan LP B/322/I/2017/Lpg/Resta Balam pada Minggu (22/1). Pihak bank curiga lantaran uang pada beberapa ATM berkurang.
Berdasar rekaman CCTV di mesin ATM, ada dua orang yang dicurigai. Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui identitas keduanya. Mereka dibekuk usai membobol sebuah ATM di Jalan Z.A Pagar Alam, Labuhanratu, Bandarlampung.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp 7 juta, empat kartu ATM dan sebilah besi dari gunting yang sudah dimodifikasi. ”Akibat perbuatan tersangka, pihak bank mengalami kerugian hingga ratusan juta. Mereka beraksi sejak setahun terakhir,” urainya.
Sementara Nopiliansyah yang diduga tersangka utama mengatakan, dia belajar cara membobol ATM dari seorang rekannya di Medan, Sumatera Utara. ”Saya kenalan di jalan. Trus, belajar bobol ATM,” ujarnya.
Dia mengaku sudah sekitar 40 kali beraksi. Sasarannya hanya ATM tertentu. ”Kalau beraksi, paling dua menit selesai," kata dia.
Dilanjutkan, saat uang keluar dari mulut mesin ATM, ia langsung mengganjal dengan ujung gunting. Lantas uang ditarik paksa sehingga tidak tercatat dalam transaksi. ”Sekali ngambil, sekitar Rp 2 juta. Uangnya saya pakai untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” akunya.
Sedang Mudri mengaku baru satu kali ajak beraksi oleh Nopiliansyah. ”Saya cuma ngawasin aja. Dia (Nopiliansyah) yang ambil uangnya,” kata Mudri. (nca/c1/ais/iil/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
