Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 06.46 WIB

Pendiri MRA Group Diduga Mark Up Harga Mesin Pesawat Garuda

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Pendiri MRA Group, Soetikno Soerdarjo diduga telah menggelembungkan harga mesin pesawat Rolls-Royce yang dibeli PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Soetikno merupakan salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap pembelian mesin pesawat PT Garuda Indonesia.

Dalam kasus ini, Soetikno yang merupakan Beneficial Owner Connaught International Pte.Ltd berperan sebagai perantara suap dari Rolls-Royce kepada mantan Dirut Garuda Emirsyah Sattar agar PT Garuda membeli mesin pesawat Rolls-Royce.

Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan, keberadaan perantara diduga menambah biaya yang seharusnya dibayarkan keuangan negara.

"Indikasinya SS (Soetikno Soedarjo) diduga sebagai pihak perantara disana. Keberadaan perantara akan menambah biaya dari sebuah proses pengadaan," kata Febri di KPK, Jakarta, Rabu (25/1).

Meski demikian, Febri masih enggan membeberkan harga mesin pesawat yang dibeli Garuda dari Rolls-Royce serta harga yang digelembungkan Soetikno. Menurut dia, saat ini penyidik masih mendalami dugaan suap dari Soetikno kepada Emirsyah. "Untuk kasus suap kita fokus pada aliran dana, sumbernya dari mana," kata dia.

KPK mengumumkan status tersangka Emirsyah pada 19 Januari 2017. Emirsyah diduga menerima suap sebesar Rp 20 miliar terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia.

KPK juga menemukan suap dalam bentuk barang yang diterima Emirsyah Satar senilai USD 2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia. (Put/jpg)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore